top of page

Surabaya Berubah Menjadi Level 2, Ekonomi Bisa Kembali Bergerak


Foto : Charles

Surabaya, Analisa Post | Hampir dua tahun Covid 19 melanda Indonesia. Membuat segala aktivitas masyarakat menjadi terbatas.


Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mencegah penyebaran Covid -19. Salah satunya memberlakukan Level 1 sampai 4.


Kota Surabaya sempat berada diLevel 4. Ketat aturannya yang diterapkan oleh Waliikota Eri Cahyadi misalnya ke Mall harus menggunakan Barcode, Wajib Vaksin itu semua untuk mengurangi kerumunan.


Terbukti salah satunya, positivity rate di Kota Surabaya saat ini berada pada angka 1,61 persen, jauh di bawah standar WHO yang sebesar 5 persen.


Positivity rate adalah perbandingan jumlah kasus Covid-19 dengan jumlah tes. Semakin rendah angkanya, semakin menunjukkan kecilnya tingkat penularan, yang mana menunjukkan keberhasilan pengendalian pandemi.

Sedangkan untuk rasio tracing kontak erat berada di angka 1:18,47, menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia dan telah melampaui standar Kemenkes sebesar 1:15.


Testing di Surabaya pun sangat masif, mencapai 58.000 dalam tujuh hari terakhir. termasuk salah satu yang tertinggi di Tanah Air dan telah melampaui standar WHO.

ā€œAlhamdulillah, berkat gotong royong semuanya, kita lihat indikator-indikator pengendalian pandemi menunjukkan tren yang bagus. Mulai test, trace, semuanya masif.


Itu yang kemudian membuat kita bisa cepat memutus mata rantai penularan, dan otomatis mengurangi risiko keparahan pasien karena begitu positif langsung tertangani,ā€ ujar Eri Cahyadi, Minggu (5/9/2021).

Tingkat kesembuhan (case recovery rate) mencapai 95,55 persen, di atas rata-rata nasional, menunjukkan kapasitas respons sistem kesehatan yang bagus.


Adapun tingkat kematian (case fatality rate) Surabaya di angka 3,7 persen, juga salah satu yang terendah. Sedangkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) per 4 September 2021 terus turun menjadi 16,54 persen.

ā€œSoal treatment ini kerja kolaboratif semuanya. Terima kasih tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan semuanya. Kami akan terus jaga kapasitas respons sistem kesehatan ini, sehingga Surabaya selalu siap melayani, tapi tentu kita berharap semua warga sehat, gak onok maneh yang terpapar,ā€ papar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri mengatakan, pengendalian pandemi ini menjadi pintu pembuka pemulihan ekonomi. ā€œInsya Allah dengan turun situasi ke level 2, ekonomi bisa kembali bergerak, lapangan kerja terbuka, dan kita bisa bantu warga untuk kembali menata kesejahteraannya,ā€ jelasnya.

Terkait vaksinasi, capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 1.995.317 atau 89,96 persen dari target Situasi Covid-19 Surabaya Turun ke Level 2, Indikator Penanganan Lampaui Standar WHO.


Dengan berubahnya Level dari 4 menjadi 2 diharapkan masyarakat tetep mematuhi prokes.(Humas/Red)









Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya