top of page

Tim Kaji Cepat Kompartemen Kebencanaan IKA ITS Sampaikan Hasil Kajian dan Rekomendasi Kepada Bupati

SURABAYA - analisapost.com | Tim Kaji cepat Kompartemen Kebencanaan IKA ITS digawangi Dewan Pakar yang terdiri dari akademisi ITS telah melakukan verifikasi data kekinian dilapangan secara langsung di 5 titik check point' analis. Verifikasi langsung tersebut dilakukan karena dinamika kondisi bentang alam pasca bencana yang sangat dinamis dalam hitungan hari. Hasil Verifikasi lapangan tersebut sekaligus membuktikan hasil analisa secara teoritis terkait bahaya sekunder erupsi Semeru. Ini penting untuk menjadi acuan terukur dalam penentuan gerak langkah penanganan kebencanaan erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang.

ree
Foto : Istimewa

Sejak hari pertama pasca bencana erupsi Semeru, Kompartemen Kebencanaan IKA ITS bersama dewan pakar yang terdiri dari akademisi ITS melakukan peran penting tersebut. Kamis siang, 23 Desember 2021 bertempat di pendopo Kabupaten, tim yang terdiri dari Dr. Umboro Lasminto,ST. MSc. sebagai ketua dengan anggota yang terdiri dari Dr. Yeyes Mulyadi, Wahyudi PhD, Haris, ST.MT, dan Ginanjar Wardoyo, ST,MT, CEIA. bersama tim comdev yang terdiri dari Yazid Bustomi dan Saiful Hasan menyampaikan hasil kajiannya terkait Normalisasi Sungai dan Infrastruktur kepada Bupati Lumajang.


Karena bersamaan dengan adanya urusan H. Thoriqul Haq, S.Ag, MML. yang tidak bisa ditinggalkan, bupati mewakilkan penerimaan tim dari Kompartemen Kebencanaan IKA ITS, kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Nugroho Dwi Atmoko.


Dalam paparannya Dr. Umboro menjelaskan secara detail aliran banjir dan upaya pengembalian air ke alur sebelumnya dengan melakukan pengerukan timbunan material lahar untik membentuk penampang sungai yang akan mengalirkan air banjir dan lahar dari sungai di hulu jembatan Gladak Perak.

ree
Foto : Istimewa

Upaya pengembaluan aliran sungai sangat penting agar air tidak mengalir lagi ke alur sungai baru yang mengarah ke jalan Nasional dan perkampungan Kamar Kasang dan Sumber Wuluh. Bila pengembalian alur sungai tidak dilakukan maka saat hujan deras akan membanjiri jalan nasional, permukiman Kamar Kajang, Sumber Wuluh, Kampung Renteng bahkan sampai di Bondeli Utara dan Bondeli Selatan.


Pengerukan alur sungai harus segera dilakukan karena berkejaran dengan hujan dan aliran lahar. Dengan menggunakan peta DEM hasil pengukuran Lidar dan foto udara serta survey lapangan direncanakan trase sungai yang akan dikeruk. Saat ini telah dilakukan pengerukan oleh PUPR di hilir Jembatan Gladak Perak. Untuk mempercepat pengembalian alur sungai dapat dilakukan pengerukan di hilir dan tengaj secara simultan mengikuti trase alur yang sudah direncanakan. Penutupan aliran dari Gladak Perak yang menuju ke sungai baru(aliran pindah) segera dilakukan setelah alur sungai yang dikeruk telah siap.


Dalam rekomendasi riil, tim yang beranggotakan Wahyudi, Yeyes Mulyadi dan Ginanjar Yoni ini secara tegas menekankan normalisasi sungai untuk mengembalikan alur sungai alami dengan indikator dan perhitungan yang terukur sesuai skenario. Tim berharap temuan, kajian dan rekomendasi ini segera disampaikan kepada Bupati selaku pengambil kebijakan dan pemegang tongkat komando penanganan bencana Semeru.


Nugroho mengakui mendapatkan petunjuk teknis yang komprehensif dan akan segera dilakukan koordinasi secara intens di akhir masa tanggap bencana ini sehingga pekerjaan ke depan menjadi terukurdan terintegrasi. Iaberjanji akan segera menyampaikan hal ini kepada Bupati Lumajang untuk segera direspon dan ditindak lanjuti. Dengan demikian potensi bahaya besar bencana susulan Semeru dapat diantisipasi sejak dini dan kemungkinan jatuhnya korban baik harta benda maupun korban jiwa dapat diminimalisir.(Jadid)

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya