top of page

Toko BISA Dapat Kunjungan Penggiat UMKM dan Disabilitas

SURABAYA - analisapost.com | Upaya membangkitkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia harus dilakukan secara inklusif dengan melibatkan seluruh sektor, terutama sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karenanya harus makin berkembang dengan kekuatan pasar yang dimilikinya dan tidak hanya menjadi objek pertumbuhan semata.

Suasana diruangan saat mengunjungi TOKO BISA (Foto: Ubet)

Direktur Wardhana Training Center Dra. Hj. Rahmi Aprilawati, MM, menjelaskan Wardhana mendirikan Toko Bisa sebagai e-commerce untuk membantu memasarkan produk-produk buatan pelaku UMKM di kota Surabaya melalui website secara online.


"Seperti kita ketahui, kebanyakan dari UMKM bisa memproduksi tetapi tidak tahu cara memasarkan, jadi kita mencoba untuk membantu memasarkan produk dari UMKM tersebut", terangnya.


"Kami sangat senang mendapat kunjungan dari teman pengiat UMKM, pengiat Disabilitas dan PERSAS. Kami berharap Toko Bisa menjadi wadah untuk produk umkm dan karya dari teman Disabilitas," jelasnya.


Andi Fuad Rachmadi sebagai Owner KedaiBilitas dan Ketua SOLITARIS (Solidaritas Disabilitas Mandiri Surabaya juga mengatakan, dengan hadirnya Tokobisa, diharapkan produk karya Disabilitas Surabaya dapat dikenal di Jawa Timur dan Nasional. Karena program di Tokobisa bukan hanya sebagai marketplace saja, tetapi juga ada bimbingan untuk meningkatkan kualitas produk dari segi packaging dan foto produk, ini sangat membantu sekali untuk meningkatkan penjualan produk karya Disabilitas Surabaya," imbuhnya.


Menurut saya TokoBisa sangat bagus dan bermanfaat bagi UMKM, karena nantinya Umkm akan diberi fasilitas seperti foto produk, desain dan kemasan agar produk umkm bisa menarik konsumen karena ini kesempatan baik bagi Umkm bergabung di Tokobisa untuk Berkembang dan Gopublic," Imbuh Dian Aresyawati, Ketua PPUMI Surabaya, Ketua AMJ Surabaya.(Ubet/Red)

40 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page