top of page

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Geber Masjid 2026 Libatkan 12.161 Masjid di Jatim

10 Agu
3 menit membaca

SURABAYA - analisapost.com | Sebanyak 12.161 masjid di Jawa Timur tercatat mengikuti Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) 2026 yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia, Senin (10/8/26).

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Geber Masjid 2026 Libatkan 12.161 Masjid di Jatim
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Geber Masjid 2026 Libatkan 12.161 Masjid di Jatim (Foto: Ist)

Gerakan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.


Berdasarkan pendataan melalui Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama pada Senin (10/8/26) pukul 09.00 WIB, sebanyak 12.161 masjid di Jawa Timur tercatat berpartisipasi dalam Geber Masjid 2026.


Di tingkat Jawa Timur, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur turut ambil bagian dengan melaksanakan aksi bersih-bersih di Masjid Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.


Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan Geber Masjid 2026 yang dipusatkan di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.


Pembukaan diikuti secara serentak oleh jajaran Kementerian Agama bersama masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.


Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa rumah ibadah merupakan tempat yang sakral dan memiliki kedudukan penting dalam kehidupan manusia. Rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga ruang bagi manusia untuk berkomunikasi dengan Tuhan sekaligus membangun kebersihan jiwa.


ā€œRumah ibadah adalah tempat manusia berkomunikasi dengan Tuhan. Dengan beribadah di rumah ibadah, pikiran yang bengkok menjadi lurus dan hati yang kotor menjadi bersih,ā€ tutur Menag.


Ia juga mengajak masyarakat memaknai kegiatan membersihkan masjid sebagai bagian dari upaya memuliakan rumah Allah. Menurutnya, tempat yang digunakan untuk beribadah dan mengaji akan menjadi tempat yang penuh keberkahan.


ā€œKalau kita membersihkan masjid, sama saja kita membersihkan rumah Allah,ā€ tegasnya.


Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar bersama jajaran mengikuti pembukaan Geber Masjid secara virtual. Ia mengatakan, gerakan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan membersihkan lingkungan rumah ibadah.


Menurutnya, kebersihan masjid merupakan bagian dari upaya menciptakan tempat ibadah yang nyaman sekaligus mendorong masyarakat semakin mencintai dan memakmurkan masjid.


ā€œMasjid adalah rumah Allah yang menjadi tempat umat beribadah, belajar, bersilaturahmi, dan membangun kehidupan sosial keagamaan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid merupakan bentuk kepedulian kita terhadap rumah ibadah sekaligus bagian dari upaya memakmurkannya,ā€ ujar Akhmad.


Ia menilai semangat gotong royong yang dibangun melalui Geber Masjid sejalan dengan nilai-nilai kebersamaan yang perlu terus dirawat di tengah masyarakat.


ā€œGeber Masjid menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Kita ingin gerakan ini tidak berhenti pada satu hari kegiatan, tetapi menjadi kesadaran bersama untuk terus menjaga kebersihan, merawat, dan memakmurkan masjid secara berkelanjutan,ā€ tambahnya.


Akhmad juga mengapresiasi keterlibatan jajaran Kemenag Jatim dan masyarakat dalam gerakan tersebut. Ia berharap masjid-masjid di Jawa Timur semakin bersih dan nyaman serta mampu menjalankan fungsinya sebagai pusat ibadah, pembinaan, dan pemberdayaan umat.


Usai mengikuti pembukaan secara daring, jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur melanjutkan kegiatan dengan aksi bersih-bersih di Masjid Al-Ikhlas. Para pegawai bergotong royong membersihkan berbagai bagian masjid.


Sasaran kegiatan meliputi area utama tempat salat, penataan lemari mukena dan perlengkapan ibadah, teras masjid, kamar mandi, hingga bagian dalam atap masjid. Seluruh kegiatan dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan lingkungan masjid tetap bersih, rapi, sehat, dan nyaman bagi jamaah.


Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Jatim, Munir, mengatakan Geber Masjid menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan rumah ibadah.


ā€œGeber Masjid bukan sekadar membersihkan bangunan, tetapi membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama,ā€ ujarnya.


Tingginya partisipasi masjid di Jawa Timur menunjukkan besarnya dukungan pengurus masjid dan masyarakat terhadap gerakan tersebut. Sebanyak 12.161 masjid yang tercatat mengikuti kegiatan diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap kebersihan lingkungan rumah ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong.


Selain pelaksanaan aksi bersih-bersih, Kementerian Agama juga mendorong pendataan partisipasi Geber Masjid melalui SIMAS. Masjid yang mengikuti gerakan tersebut dapat melakukan pendataan sesuai mekanisme yang telah disiapkan Kementerian Agama.


Peserta Geber Masjid juga berkesempatan memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam Gerakan Bersih-Bersih Masjid 2026.


Geber Masjid 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah ibadah.(*)

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya