top of page

Konjen AS Surabaya Rayakan America 250, Perkuat Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

SURABAYA - analisapost.com |  Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) di Surabaya memperingati America 250 melalui resepsi yang digelar di Hotel Majapahit, Surabaya, Selasa (9/6/26) malam.

CHRIS GREEN, konsul jenderal Amerika Serikat di Surabaya, membuka perayaan America 250 di Hotel Majapahit pada Selasa malam, 9 Juni 2026.
CHRIS GREEN, konsul jenderal Amerika Serikat di Surabaya, membuka perayaan America 250 di Hotel Majapahit pada Selasa malam, 9 Juni 2026.(Foto: Div)

Perayaan tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang 250 tahun perjalanan Amerika Serikat, tetapi juga memperkuat semangat persahabatan, kerja sama, dan kemitraan global dengan berbagai negara, termasuk Indonesia.


Acara dihadiri sejumlah konsul jenderal negara sahabat yang bertugas di Surabaya, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, pelaku usaha, serta kepala daerah. Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.


Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green, mengatakan bahwa America 250 merupakan momen penting untuk merayakan nilai-nilai yang menjadi fondasi berdirinya Amerika Serikat.


"Bagi masyarakat Amerika Serikat, dan juga bagi saya secara pribadi, perayaan ini merupakan kesempatan untuk merayakan nilai-nilai kebebasan serta budaya yang telah membentuk bangsa kami," ujar Chris Green dalam sambutannya.


Menurut Chris, peringatan America 250 tahun ini memiliki makna yang semakin istimewa karena bertepatan dengan berbagai agenda internasional yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat.


Negara tersebut menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 dan tengah bersiap menyelenggarakan Olimpiade dan Paralimpiade Los Angeles 2028.


Ia menambahkan, America 250 menjadi momentum untuk merefleksikan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat sekaligus memperbarui komitmen dalam membangun kemitraan dengan negara-negara di dunia.


Sementara itu, Kuasa Usaha Ad Interim Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter M. Haymond, menilai perjalanan sejarah Indonesia dan Amerika Serikat memiliki kesamaan semangat dalam memperjuangkan kemerdekaan.


Peter mengisahkan pengalamannya saat mengunjungi Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jakarta. Di museum tersebut, ia melihat salinan autentik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditandatangani oleh dua proklamator.

Turut hadir sejumlah konsul jenderal negara sahabat yang bertugas di Surabaya, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, pelaku usaha, serta kepala daerah dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Turut hadir sejumlah konsul jenderal negara sahabat yang bertugas di Surabaya, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, pelaku usaha, serta kepala daerah dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. (Foto: Div)

"Saya teringat bahwa kemerdekaan Amerika Serikat juga diawali dari sebuah dokumen bersejarah yang ditandatangani para pendiri bangsa. Ketika mengunjungi Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jakarta, saya melihat salinan autentik naskah proklamasi Indonesia dengan dua tanda tangan proklamator. Kedua bangsa memiliki sejarah yang sama-sama lahir dari semangat memperjuangkan kemerdekaan," kata Peter.


Ia juga menyoroti nilai historis Hotel Majapahit sebagai salah satu saksi penting perjuangan kemerdekaan Indonesia.


"Pada tahun yang sama, yaitu 1945, Hotel Majapahit di Surabaya juga memainkan peran yang sangat penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal itu menjadi pengingat akan kuatnya nilai sejarah yang dimiliki kedua negara," ujarnya.


Peter menegaskan bahwa peringatan America 250 bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan untuk membangun masa depan melalui inovasi, pengembangan teknologi, serta kolaborasi internasional.


"Perayaan America 250 juga membawa semangat olahraga dunia melalui berbagai ajang internasional, mulai dari Piala Dunia FIFA 2026, Olimpiade dan Paralimpiade, Piala Dunia Rugbi, hingga Olimpiade Musim Dingin. Kami berharap semangat tersebut mampu menyatukan berbagai bangsa melalui kerja sama yang setara," tuturnya.


Hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat selama ini terus berkembang melalui kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, keamanan, kesehatan, energi, hingga program pertukaran pelajar dan pendidikan.


Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa hubungan antara Jawa Timur dan Amerika Serikat juga terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai bentuk kerja sama konkret.


Menurut Emil, salah satu kerja sama yang terus berjalan adalah di bidang perdagangan kedelai impor serta investasi industri kimia dengan nilai yang mencapai miliaran dolar Amerika Serikat.


"Kami mengucapkan selamat atas peringatan 250 tahun Amerika Serikat. Perjalanan selama dua setengah abad ini menunjukkan proses panjang dalam membangun prinsip-prinsip kenegaraan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan (liberty) dan kemanusiaan (humanity)," kata Emil.


Melalui peringatan America 250, pemerintah berharap hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dengan Provinsi Jawa Timur, semakin erat serta mampu memperluas kolaborasi di berbagai bidang yang memberikan manfaat bagi kedua negara. (Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya