Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya Rusak Lebih dari 20 Ruko, Lima Orang Terluka
SURABAYA - analisapost.com | Aktivitas warga di kawasan Perumahan San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, terganggu setelah ledakan terjadi pada Selasa (6/10/2026) pagi. Ledakan tersebut menyebabkan lebih dari 20 ruko di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

Informasi mengenai jumlah bangunan yang terdampak disampaikan petugas PMK Surabaya yang berada di lokasi untuk melakukan penanganan.
"Info sementara lebih dari 20 ruko mengalami kerusakan,” ujar salah satu petugas PMK Surabaya.
Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.11 WIB. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan melalui layanan darurat 112 Surabaya sehingga petugas segera dikerahkan ke lokasi.
Dampak ledakan tidak hanya terlihat pada bangunan. Sejumlah kendaraan yang berada di sekitar titik kejadian juga mengalami kerusakan. Beberapa mobil dan sepeda motor tampak terdampak serta berserakan di area sekitar lokasi.
Kuatnya ledakan juga menyebabkan kaca sejumlah bangunan di sekitar lokasi pecah. Petugas kemudian melakukan penanganan dan pemeriksaan di sekitar titik kejadian guna memastikan kondisi kawasan tetap aman.
Selain kerusakan material, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Kelima korban telah dibawa ke RS Haji Sukolilo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka diduga mengalami luka bakar.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan mengatakan, hasil pemeriksaan awal petugas tidak menemukan unsur bahan peledak maupun komponen yang mengarah pada bom di lokasi kejadian.
“Untuk unsur bahan ledak ataupun unsur-unsur yang mengandung bom itu tidak kami temukan,” kata Luthfie di lokasi kejadian.
Menurutnya, ledakan diduga berkaitan dengan kebocoran gas LPG yang terjadi di dalam sebuah ruangan. Di lokasi tersebut terdapat tiga tabung LPG berkapasitas masing-masing 50 kilogram. Satu tabung diduga menjadi sumber kebocoran yang kemudian memicu ledakan.
Luthfie menjelaskan, tabung LPG tersebut tidak meledak. Kebocoran diduga berasal dari bagian pipa sehingga gas keluar dan terakumulasi di dalam ruangan sebelum akhirnya memicu ledakan.

"Tabungnya tidak meledak, tapi karena ada kebocoran. Bocornya itu dari pipanya," ujarnya.
Untuk mendukung proses penanganan, petugas menutup sementara akses Jalan Kalisari Utara I. Warga yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau menggunakan jalur alternatif.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penanganan, pendataan kerusakan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com






Komentar