top of page

Pemkot Sudah Melakukan Gebrakan Untuk Disabilitas

26 Apr 2021
2 menit membaca

Diperbarui: 4 Nov 2022


Foto : Dokumentasi pribadi ( Asisten 3 Ir. Hidayat Syah, MT bersama Ketua Fordiva Megawati)

Surabaya, Analisa Post | Setiap manusia diciptakan pastinya ingin sempurna. Tetapi ketika mengalami kekurangan dalam tubuh, acapkali mereka disepelekan hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Fordiva Megawati saat audience dengan Dinas terkait. Senin (26/04/2021)


Kegiatan ini di hadiri oleh Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas pemuda dan olahraga dll. Surabaya smart inklusi, berarti difabel diharapkan dapat mengakses pelayanan Pendidikan, pekerjaan dan Kesehatan atau mendapatkan hak-hak seperti lainnya bisa menjadi SDM yang mandiri.


Ketua Fordiva mengatakan,"Sejauh ini layanan inklusi di Surabaya belum menjangkau semua lokasi pelayanan buat disabilitas masih kurang berharap Dinas - Dinas memberikan kesempatan khususnya dalam dunia kerja.ā€ Ujar Megawati

Foto : Dokumentasi Pribadi

Menurut Ketua Fordiva juga memberi contoh kalau sering kali ditegur saat berada dimall.

ia juga mengungkap banyak kekurangan sekolah inklusi di Surabaya, di antaranya penyelenggara inklusi yang belum ramah dengan guru pendamping dari luar, kekurangan perangkat pembelajaran, hingga evaluasi yang belum optimal. Mereka berharap, pemkot segera turun tangan mengatasi hal itu.


Sedangkan Pihak Pemkot melalui Asisten tiga Ir. Hidayat Syah, MT mengatakan bahwa,ā€Pemkot sudah membuat gebrakan terutama buat kaum disabilitas. jauh sebelum kalian datang. Mungkin semua itu karena kalian kurang komunikasi" Ujarnya

Foto : Dokumentasi pribadi

"Oleh karena itu kehadiran kita semua ini untuk mendengar keluh kesah kalian, setelah itu baru kita satukan." Ujar Asisten tiga.


" Untuk Dispora apakah ada pelatihan? atau silakan catat nomor Megawati." Imbuh Hidayat dengan tegas sebagai orang yang peduli dengan keberadaan kaum Disabilitas.


Begitu juga saat di tanya salah satu perwakilan tentang kesehatan, dijawab," yang penting kalian punya KTP pasti dilayani asal mau dikelas 3." Begitu juga ketika salah satu penggiat pariwisata menyampaikan keinginan agar dibuka peluang kerja, Hidayat sebagai asisten administrasi umum juga menyampaikan," sayangnya dinas pariwisata tidak hadir. tetapi kami pasti akan menyampaikan kepada Eri Cahyadi apa yang tadi di sampaikan." Paparnya mengakhiri pembicaraannya kepada awak media Analisa Post. (Che/Dna)


Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya