Dua Rumpon dari TEP ITS Diharapkan Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan Oransbari
MANOKWARI SELATAN - analisapost.com | Upaya meningkatkan produktivitas nelayan di Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, dilakukan melalui penyaluran dua unit rumpon oleh Tim 20 Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (TEP ITS), Rabu (21/10/2026).

Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah nelayan menemukan lokasi penangkapan ikan sekaligus menekan biaya operasional saat melaut.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Manokwari Selatan, Desi Manilet, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap.
"Dapat dipergunakan maksimal oleh nelayan untuk peningkatan hasil tangkapannya terkait dengan jumlah produksi," ujar Desi.
Rumpon merupakan sarana untuk menarik dan mengumpulkan ikan di lokasi tertentu sehingga nelayan lebih mudah menentukan titik penangkapan. Dengan adanya sarana tersebut, nelayan di Oransbari diharapkan dapat mengurangi waktu pencarian ikan dan meningkatkan volume hasil tangkapan.
Desi juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat rumpon agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh nelayan di Distrik Oransbari, tidak hanya mereka yang berasal dari tiga kampung.

"Bisa menjaga dengan baik sehingga bisa dipergunakan untuk bukan hanya di tiga kampung, tapi di semua nelayan yang ada di Distrik Oransbari," tegasnya.
Selain membantu nelayan menemukan lokasi penangkapan, keberadaan rumpon juga dinilai dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) karena mengurangi kebutuhan berkeliling mencari ikan. Kepastian titik penangkapan tersebut diharapkan turut memberikan rasa aman bagi nelayan saat melaut.
Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Kampung Sidomulyo, Sugiman, menyatakan keberadaan rumpon dapat membantu menekan konsumsi BBM untuk kegiatan penangkapan ikan.
"Ya memang betul nelayan bisa lebih hemat 20-30% BBM untuk melaut kalau ada acuan rumpon," ucap Sugiman.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026, hasil kolaborasi Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dengan sejumlah perguruan tinggi mitra, termasuk ITS. Program pengabdian di kawasan transmigrasi tersebut bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.

Tim 20 TEP ITS dipimpin Caesaryo Arif Wibowo dengan lima anggota, yakni Rafi Mubarok Al Barik, Muhammad Rafli Al Ghiffari Ferani, Intan Mareta Wahyudiyanti, Novitha Nanda Syafitri, dan Muhamad Iqbal Sidiq.
Melalui pemanfaatan dan perawatan rumpon secara bersama, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi nelayan Oransbari, terutama dalam meningkatkan hasil tangkapan dan mendukung efisiensi biaya melaut.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com






Komentar