EducationUSA Fall Fair 2026, Pelajar Indonesia Gali Peluang Kuliah di Amerika Serikat
SURABAYA - analisapost.com | Minat pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Amerika Serikat (AS) terus menjadi perhatian. Untuk membantu calon mahasiswa mendapatkan informasi sebelum menentukan pilihan studi, Konsulat Jenderal AS di Surabaya menggelar EducationUSA Indonesia Fall Fair 2026 di The Westin Surabaya, Sabtu (19/9/2026).

Pameran pendidikan tersebut mempertemukan calon mahasiswa dengan perwakilan perguruan tinggi di AS serta alumni yang pernah menempuh pendidikan di negara tersebut. Peserta dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai program studi, beasiswa, hingga pengalaman menjalani kehidupan akademik di AS.
Konsul Jenderal AS di Surabaya Christopher Green mengatakan, jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke AS berada pada kisaran 8.000 hingga 9.000 orang setiap tahun.
"Biasanya sekitar 8-9 ribu setiap tahunnya," ujar Christopher Green, yang akrab disapa Cak Chris.
Menurut Chris, kehadiran alumni menjadi bagian penting dalam pameran karena calon mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kehidupan di AS berdasarkan pengalaman langsung orang Indonesia yang pernah tinggal dan belajar di sana.
"Mereka bisa menggambarkan pengalamannya, bisa menjawab pertanyaan dari mahasiswa tentang kehidupan di Amerika, dan bagaimana pengalamannya sebagai orang Indonesia tinggal di sana," katanya.
Selain informasi mengenai perguruan tinggi dan program studi, persoalan pembiayaan pendidikan turut menjadi perhatian peserta. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan LPDP dan Fulbright hadir untuk memberikan informasi mengenai peluang beasiswa.
Chris menjelaskan, program Fulbright menyediakan kesempatan beasiswa bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi di AS. Program tersebut juga memiliki skema yang mendukung mahasiswa Amerika untuk menempuh pendidikan maupun melakukan penelitian di Indonesia.
"Di sini juga perwakilan dari program Fulbright yang menyediakan beasiswa untuk orang Indonesia mencari program studi di Amerika," tuturnya.

Informasi dalam pameran tersebut tidak hanya ditujukan bagi lulusan SMA. Lulusan sarjana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktor juga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi mengenai pilihan studi di AS.
Bagi calon mahasiswa yang berminat pada bidang jurnalistik, sejumlah perguruan tinggi di AS juga menawarkan program jurnalistik untuk jenjang sarjana dan magister.
"Banyak universitas yang punya program jurnalisme di tingkat S1 dan S2 juga," ucap Chris.
Peluang bagi mahasiswa juga dapat berlanjut setelah menyelesaikan pendidikan. Chris menyebut salah satunya melalui Optional Practical Training (OPT), yang memungkinkan lulusan mengajukan izin untuk memperoleh pengalaman kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Antusiasme peserta terlihat dari ramainya calon mahasiswa yang mendatangi sejumlah stan perguruan tinggi selama pameran berlangsung. Mereka terlihat aktif berdiskusi dan mencari informasi mengenai kampus maupun program studi yang sesuai dengan rencana pendidikan masing-masing.
Salah satunya Charlos, peserta yang mengaku tertarik melanjutkan pendidikan di AS. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi mengenai kampus yang sesuai dengan minatnya, termasuk perguruan tinggi di New Jersey.
"Saya sangat senang bisa ikut pameran ini. Saya ingin mencari kampus di New Jersey atau kampus lain yang sesuai dengan keinginan saya. Pameran ini banyak manfaatnya buat saya," ujar Charlos sambil tersenyum.
Cerita berbeda disampaikan Rida, mahasiswa Universitas Negeri Malang dari Program Studi Kesehatan Masyarakat. Ia datang ke pameran untuk mencari informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan di AS.
Rida mengaku memiliki keinginan untuk kuliah di Amerika Serikat. Namun, persoalan biaya masih menjadi salah satu kendala yang harus dipertimbangkan. Karena itu, ia berharap dapat menemukan informasi mengenai beasiswa yang bisa membuka peluang untuk mewujudkan rencana tersebut.

"Sebenarnya saya ingin kuliah di Amerika. Cuma kendalanya di keuangan. Jadi untuk sementara saya lihat-lihat dulu, siapa tahu nanti bisa mendapatkan beasiswa dan bisa kuliah di Amerika," ungkapnya.
EducationUSA Indonesia Fall Fair 2026 digelar di tiga kota di Indonesia, yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta. Pemilihan kota tersebut menjadi bagian dari upaya menjangkau pelajar dan mahasiswa di sejumlah pusat pendidikan di Indonesia.
Melalui EducationUSA Indonesia Fall Fair 2026, calon mahasiswa tidak hanya mendapat informasi tentang pilihan kampus dan program studi di Amerika Serikat. Mereka juga bisa mendapatkan gambaran mengenai beasiswa, kehidupan selama menempuh pendidikan, hingga peluang setelah lulus. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi pelajar dan mahasiswa dalam menentukan rencana pendidikan mereka.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com






Komentar