top of page

Empat Siswa Lotus Art Masuk 896 Karya Terbaik Kompetisi Seni Internasional Prancis

Diperbarui: 9 menit yang lalu

SURABAYA - AnalisaPost | Empat siswa Lotus Art Courses berhasil masuk dalam jajaran 896 karya terbaik pada 33rd International Visual Arts Competition-Graines d’Artistes du Monde Entier di Prancis. Keempatnya terpilih setelah bersaing dengan 7.400 karya dari berbagai negara melalui tema "The Beauty of Life: Fauna and Flora, Terrestrial, Aerial, Underground, Aquatic and Underwater Life."

Empat siswa Lotus Art Courses berhasil masuk dalam jajaran 896 karya terbaik pada 33rd International Visual Arts Competition-Graines d’Artistes du Monde Entier di Prancis
Empat siswa Lotus Art Courses berhasil masuk dalam jajaran 896 karya terbaik pada 33rd International Visual Arts Competition-Graines d’Artistes du Monde Entier di Prancis (Foto: Div)

Dari sekitar 80 siswa Lotus Art Courses yang mengikuti kompetisi, empat di antaranya berhasil memperoleh penghargaan yakni Kimberly Sun, Joline Abigail Iskandar, Ryu Marcello Sie, dan Aisyah Azkadina A.A.


Berdasarkan klasifikasi kompetisi, 896 karya terbaik tersebut terbagi dalam tiga kelompok. Sebanyak 100 karya masuk kategori Lauréats sebagai karya terbaik penerima medali, 200 karya dalam kategori Nominés, serta 596 karya dalam kategori Sélectionnés Non Primés.


Founder Lotus Art Courses, I Putu Mahendra Darmawan Putra, mengatakan kegiatan itu menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi para siswa Lotus Art Courses yang berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi seni visual tingkat internasional dari Prancis.


"Setiap tahunnya kami adakan ceremony berdasarkan prestasi-prestasi hebat siswa Lotus Art Courses yang meraih penghargaan internasional dari Prancis," ujar Putu.


Menurut Putu, Lotus Art Courses telah mengikuti program kompetisi tersebut secara rutin sejak 2022. Tahun ini, tema yang diangkat berkaitan dengan flora dan fauna, dengan peserta berusia 3 hingga 20 tahun atau dari jenjang TK hingga SMA.


Ia juga memberikan selamat kepada para siswa Lotus Art yang berhasil meraih penghargaan. Menurutnya, pencapaian tersebut bukan hal mudah karena para peserta harus bersaing dengan karya-karya dari berbagai negara.


Putu berharap prestasi tersebut dapat semakin memotivasi para siswa untuk terus berlatih, berkarya, dan berani mengikuti berbagai kompetisi.


"Semoga semakin semangat, semakin termotivasi, dan para siswa yang lain yang berpartisipasi juga semakin terpacu semangatnya untuk terus berlatih dan berkarya serta berani untuk berkompetisi," katanya.


Selain siswa yang memperoleh penghargaan, seluruh peserta dari Lotus Art Courses juga memperoleh sertifikat partisipasi sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka dalam kompetisi internasional tersebut.


Putu menyampaikan apresiasi kepada Institut Français d’Indonésie (IFI) yang menjadi mitra Lotus Art Courses dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama itu dapat terus berlangsung pada tahun-tahun berikutnya.


Hal yang sama juga disampaikan Direktur Institut Français d’Indonésie (IFI), Mr. Vincent Padaré. Ia mengaku terkesan dengan kualitas karya yang dihasilkan para peserta, khususnya anak-anak.


"It was a wonderful event. I was very much impressed by the quality of the artwork and what the kids may achieve in a few time of workshop."


Menurut Vincent, kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi IFI sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas mereka. "It's very meaningful for us to host this event, and I would like again to congratulate our good partner Lotus Art Courses."

Anna dan Ryu Marcello Sie salah satu peserta karya terbaik kompetisi seni Internasional Prancis
Anna dan Ryu Marcello Sie salah satu peserta karya terbaik kompetisi seni Internasional Prancis (Foto: Div)

Ia menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan kompetisi seni dari Prancis yang berskala internasional. Lotus Art telah berperan dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut di Indonesia selama sekitar 13 edisi.


"This world competition is actually based, I mean, it's a French competition that is worldwide, and Lotus is responsible for organizing it in Indonesia for already, I think, 13 or 13th edition."


Vincent menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan kompetisi seni dari Prancis yang diselenggarakan secara internasional. Ia menyebut Lotus Art telah berperan dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut di Indonesia selama sekitar 13 edisi.


"This world competition is actually based, I mean, it's a French competition that is worldwide, and Lotus is responsible for organizing it in Indonesia for already, I think, 13 or 13th edition."


Vincent juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan orang tua yang telah mendukung anak-anak mengikuti kompetisi. "I would like again congratulate all the kids and also the parents for what they have done."


Selain kompetisi, Vincent berharap karya para peserta tidak berhenti pada pemberian sertifikat dan penghargaan, tetapi dapat ditampilkan dalam bentuk pameran sehingga dapat dinikmati masyarakat secara lebih luas serta dapat berkembang menjadi lebih besar dan semakin dikenal sehingga semakin banyak anak tertarik mengikuti kompetisi.


Dukungan terhadap proses berkarya juga datang dari keluarga peserta. Anna, ibu Ryu Marcello Sie, menceritakan kepada awak media AnalisaPost, ketertarikan anaknya terhadap seni menggambar awalnya tumbuh setelah mengikuti sang kakak yang lebih dahulu memiliki minat di bidang tersebut.


Ryu menyukai kegiatan menggambar dan menggunakan cat akrilik dalam membuat karya. Ia mengatakan menggambar manusia menjadi salah satu bagian yang menurutnya cukup sulit.


Anna mengatakan, setelah mengikuti proses belajar dan latihan selama beberapa tahun, kemampuan Ryu semakin berkembang. Ia juga mulai memiliki gaya dan karakter tersendiri dalam berkarya.


"Dia mulai punya style sendiri. Jadi dia sudah memiliki karakter dalam karyanya," tuturnya saat ditemu usai kegiatan, Jumat (4/9/26).


Anna berharap Ryu dan kakaknya dapat terus mengembangkan kemampuan mereka. Ia menilai setiap anak memiliki minat yang berbeda sehingga kesempatan untuk mengembangkan potensi menjadi hal penting.


"Harapan saya, kedua-duanya bisa semakin berkembang dan ada peningkatan. Karena kita juga tidak tahu ke depannya masing-masing anak akan memilih minatnya seperti apa. Tetapi setidaknya selama ada kesempatan, mereka bisa terus mengembangkan kemampuan dan minatnya," tegasnya.

Para peserta Lotus Art Courses berfoto bersama usai menerima sertifikat dalam ajang Graines d’artistes du monde entier 2026.
Para peserta Lotus Art Courses berfoto bersama usai menerima sertifikat dalam ajang Graines d’artistes du monde entier 2026. (Foto: Div)

Berikut nama-nama siswa Lotus Aat Courses yang memperoleh sertifikat partisipasi :


  • Abiyan M Dandelion

  • Adenaya Adhwanaila

  • Adzkia Islamadina

  • Aghna Manuella G

  • Akira F Adialmira

  • Aleana Tanojo

  • Ali Akhtar A

  • Alice Rosalie N

  • Alisha Cheryl Z.A

  • Alissa Nicole S

  • Alleria Rei T

  • Alzhea R Fitriyah

  • Alya H Syahira

  • Ameera Cremelicia K

  • Anggita Rastriary D.N

  • Ardhanareswari Pralabda

  • Aurelia Widodo

  • Aurelya Gowri A.P

  • Barra A Wibisono

  • Binar B Parisya

  • Bridget Jean W

  • Charlitta O Gunawan

  • Difaniska H Lasmana

  • Dylan F Ciayady

  • Eunike E Liem

  • Evelyn F Ciayady

  • Firion Constantin Q

  • Florence Evelyn H

  • Freya M Wijaya

  • G.V Aimee Gotama

  • Gempita R Ramadhani

  • Gwen Celine S

  • Gwyneth Michaela

  • Haifa Aulia P.S

  • Harvey N Dinata

  • Jenni K Goliat

  • Jocelyne Tandjojo

  • Joseph Pierre B

  • Justinn W Goliat

  • Karin D Prayogo

  • Kaylee E Gunawan

  • Kiara R Gunawan

  • Latisha Q Wibawa

  • Lionel O Simeone

  • Louisa Madison K

  • Luna R Udayana

  • M Hayuning Arumdani

  • Madeleine L Tongku

  • Madeline Lukito

  • Maria Sophia

  • Marceline Kristiawan

  • Maritza A Yusup

  • Maura A.K Simanjuntak

  • Meghan Owen

  • Michella J Tongku

  • Michelle Allessia S

  • Mychaela A Njo

  • N Adinata Manyakori

  • Nadine Fave M

  • Nadine Guntoro

  • Nadine Marchese

  • Nadine Zeta A

  • Naisya Liyana Z

  • Nanggala B Satya

  • Narasi P Abdullah

  • Nathaniel Mikola C

  • Paulus Alvin W

  • Queisha Fay A.W

  • Quincy J Balfour

  • Raisya Kayla W

  • Raphael B Suwito

  • Raynold Alexander S

  • Sheena Guntoro

  • Sinaika K Suparjo

  • Sophia Anastasya A

  • Tasya P Prasetya

  • Vallerie Anabelle L

  • Venya G Mulia

  • Vivian Edvin

  • Winston M Owen

  • Yovita M Permatasari

  • Zhenaya A.I Mono.


Bagi para peserta, keikutsertaan dalam kompetisi ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan karya, tetapi juga pengalaman untuk belajar, berproses, dan mengenal dunia seni di tingkat internasional. Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi mereka. (Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya