top of page

ITS93 Dorong Masyarakat Kuasai AI untuk Berkarya dan Tingkatkan Produktivitas

20 jam yang lalu
3 menit membaca

SURABAYA - analisapost.com | Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai membuka semakin luas peluang masyarakat untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan produktivitas, serta memanfaatkan teknologi dalam berbagai aktivitas digital.

ITS93 Dorong Masyarakat Kuasai AI untuk Berkarya dan Tingkatkan Produktivitas (Foto: Radit)
ITS93 Dorong Masyarakat Kuasai AI untuk Berkarya dan Tingkatkan Produktivitas (Foto: Radit)

Melihat perkembangan tersebut, melalui ITS93 Institute menggelar Pelatihan Chapter #2 “AI Content Creator” sebagai bagian dari rangkaian program “PARADE AI- Persembahan ITS93 untuk Negeri”. Kegiatan tersebut berlangsung pada 20 September 2026 secara hybrid, dengan kegiatan luring dipusatkan di Sekretariat IKA ITS, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya.


Pelatihan mengusung tema “Cara Praktis Membuat Konten Media Sosial dengan Bantuan AI” dan menghadirkan Ir. David Hermansyah, S.T. (TC ITS93), Ketua HIPA Jatim yang juga praktisi AI, edukator, serta pembicara di bidang pemanfaatan teknologi untuk mendukung kreativitas dan produktivitas.


Ketua Panitia PARADE AI ITS93, Heny Sulistyarini, S.T., S.Pd., mengatakan pelatihan tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami AI secara teori, tetapi juga mampu menggunakannya untuk kebutuhan pembuatan konten sehari-hari.


Peserta diperkenalkan pada sejumlah pemanfaatan AI, mulai dari mencari dan mengembangkan ide konten, membuat caption dan desain, hingga menyusun strategi publikasi di media sosial.


"Selain keterampilan teknis, PARADE AI juga memperkenalkan berbagai potensi pemanfaatan gambar maupun video animasi untuk pendidikan, promosi produk, storytelling, konten media sosial hingga peluang bisnis. Dengan demikian, AI tidak berhenti sebagai teknologi yang dikagumi, tetapi dapat menjadi alat untuk berkarya dan meningkatkan produktivitas," tutur Heny.


Pelatihan Chapter #2 tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian PARADE AI yang sebelumnya dibuka melalui Chapter #1 bertajuk “Cara Mudah Membuat Video Animasi dengan AI” pada 6 September 2026. Kegiatan tersebut juga diselenggarakan secara hybrid.


Pada Chapter #1, materi disampaikan oleh Irwan Widiatmoko, S.T., CH., CHt., NLP Pract. (Sipil ITS93), Master Trainer di Brains Power Indonesia yang juga dikenal sebagai praktisi, trainer, dan content creator.


Pelatihan tersebut menyasar guru dan tenaga pendidik, pelajar dan mahasiswa, pelaku UMKM dan pebisnis, serta content creator pemula. Peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan ide dan konsep, penggunaan AI Video Generator, penyuntingan dan finishing, audio dan narasi berbasis AI, visual storytelling, hingga proses ekspor dan publikasi.


PARADE AI – Persembahan ITS93 untuk Negeri menjadi salah satu program awal ITS93 Institute yang diluncurkan bersamaan dengan pelaksanaan Chapter #1. ITS93 Institute dibentuk dengan tujuan mempercepat transfer informasi, teknologi, dan keterampilan kekinian kepada masyarakat melalui pendekatan yang progresif, praktis, dan bijaksana.


Rangkaian kegiatan PARADE AI direncanakan berlangsung hingga November 2026. Program tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat, dengan ratusan pendaftar dari berbagai kalangan yang mengikuti kegiatan secara daring maupun luring.


Ketua Umum ITS93, Dr. Ir. Muhammad Fauzan, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ITS93 Institute melalui penyelenggaraan PARADE AI sebagai salah satu program perdananya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong alumni ITS93 untuk terus berkontribusi dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi keluarga besar ITS93, tetapi juga bagi masyarakat dan negeri sesuai semangat yang diusung program tersebut.


Sementara itu, Steering Committee ITS93, Yazid Bastomi, S.T., menjelaskan bahwa gagasan empowering people menjadi salah satu dasar penting dalam pengembangan program ITS93 Institute. Menurutnya, di tengah perkembangan media sosial yang banyak menampilkan konten, flexing, dan eksistensi, aspek pemberdayaan manusia perlu tetap mendapat perhatian.


Pemberdayaan, kata Yazid, diarahkan untuk membangun kemampuan masyarakat agar dapat beradaptasi, berkembang, dan berperan sebagai subjek dalam menghadapi perubahan zaman.


Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui Paguyuban ITS93 yang mempertemukan alumni ITS angkatan 1993 berdasarkan ikatan historis dan persahabatan selama masa perkuliahan. Paguyuban tersebut menjadi wadah untuk mengonsolidasikan potensi serta jejaring alumni dari berbagai jurusan di ITS.


Dalam perkembangannya, Paguyuban ITS93 menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan dengan tujuan menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Peserta mengikuti Pelatihan Chapter #2 “AI Content Creator” dalam rangkaian PARADE AI – Persembahan ITS93 untuk Negeri secara hybrid (Foto: Radit)
Peserta mengikuti Pelatihan Chapter #2 “AI Content Creator” dalam rangkaian PARADE AI – Persembahan ITS93 untuk Negeri secara hybrid (Foto: Radit)

"Memasuki tahun keempat pada 2026, Paguyuban ITS93 menginisiasi ITS93 Institute, sebuah unit taktis di bidang pendidikan dan pemberdayaan untuk menjawab kesenjangan pengetahuan dan keterampilan akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi, data, dan kecerdasan buatan," kata Yazid.


Ia menjelaskan, ITS93 Institute diarahkan untuk mempercepat transfer pengetahuan, teknologi, dan keterampilan kepada masyarakat sehingga dapat membantu mereka menjadi lebih adaptif dan mandiri dalam menghadapi perubahan teknologi.


Salah satu bentuk konkretnya adalah penyelenggaraan PARADE AI-Persembahan ITS93 untuk Negeri. Program tersebut tidak hanya memperkenalkan teknologi AI, tetapi juga memberikan pelatihan pemanfaatannya untuk pembuatan animasi dan video serta mengenalkan berbagai peluang pemanfaatan dan ekonomi yang dapat dikembangkan.


"Semangatnya adalah bagaimana teknologi tidak hanya menjadi sesuatu yang dikonsumsi, tetapi dapat dikuasai, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh masyarakat untuk berkarya dan meningkatkan kualitas kehidupan,"pungkas Yazid. (Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

 
 
 

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya