Kunjungan Wisman ke Bali Capai 3,92 Juta hingga Juli 2026
- analisapost

- 1 hari yang lalu
- 2 menit membaca
BALI - AnalisaPost | Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali sepanjang 2026 menunjukkan tren positif dan relatif stabil. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah kunjungan wisman hingga Juli 2026 telah mencapai 3.923.824 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata Bali masih mampu bertahan di tengah berbagai dinamika dan tantangan global.
"Berdasarkan data resmi BPS Provinsi Bali, perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sampai bulan Juli tahun 2026 sudah mencapai 3.923.824 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2025, kondisi tahun ini masih stabil, hampir menyamai tahun 2025," ujar Sumarajaya.
Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri karena sektor pariwisata global masih menghadapi berbagai tantangan eksternal. Kondisi geopolitik dunia hingga kenaikan harga tiket pesawat menjadi sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi mobilitas wisatawan.
"Angka tersebut menjadi indikator bahwa pariwisata Bali dalam kondisi aman meskipun ada banyak faktor eksternal yang kurang bagus seperti perang yang berkepanjangan, maupun naiknya harga tiket pesawat," tambahnya.
Selain kunjungan wisman, jumlah wisatawan domestik (wisdom) ke Bali juga menunjukkan peningkatan. Hingga Juli 2026, kunjungan wisatawan domestik tercatat sebanyak 5.857.046 orang, atau meningkat 0,5 persenĀ dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Jika digabungkan, total kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik ke Bali hingga Juli 2026 masih berada dalam kondisi relatif stabil. Secara keseluruhan, pertumbuhannya tercatat tipis sebesar 0,1 persenĀ dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Memasuki sisa tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali tetap menargetkan 7 juta kunjungan wisatawan mancanegaraĀ hingga akhir tahun. Sumarajaya optimistis target tersebut dapat dicapai melalui upaya bersama seluruh pihak terkait.
"Optimis, Pak, karena target harus diupayakan sebaik mungkin," tegas Sumarajaya.
Meski optimistis, Dinas Pariwisata Bali tetap mewaspadai sejumlah faktor yang dapat memengaruhi perkembangan kunjungan wisatawan pada beberapa bulan mendatang.
"Tantangan yang dihadapi sekarang seperti situasi dunia yang lagi bergejolak, harga tiket, dan juga cuaca-cuaca ekstrem," tutupnya.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar