top of page

Rumah Sakit Lapangan Tembak Layak Jadi Tempat Isolasi

5 Jul 2021
1 menit membaca

Diperbarui: 6 Jul 2021



Surabaya, Analisa Post | Pemkot Surabaya melakukan berbagai cara untuk mencegah penyebaran Covid-19. PPKM darurat sudah diberlakukan. Senin (05/07/2021)


Hanya saja Pemkot harus mengantisipasi segala khusus Bor dan pastinya gedung yang memadai. Ini terlihat kurang lebih 13 Rumah Sakit di Surabaya melakukan lockdown. Dikarena jumlah pasien Covid -19 terus bertambah.


Oleh karena itu Walikota Eri Cahyadi menyiapkan Rumah Sakit darurat. Rumah Sakit tersebut berada di Kedung Cowek. Untuk mengetahu apakah Rumah Sakit tersebut sudah siap, Mensos Tri Rismaharini bersama Eri Cahyadi meninjau langsung kesiapan dari Rumah Sakit tersebut.


Dari pantauan Analisa Post saat berada dilokasi, terlihat pembangunan terus dikebut. Diharapkan segera mungkin difungsikan karena sudah banyak yang antri.


Menurut Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan,"Rumah Sakit Lapangan Tembak ini cukup dilayak dijadikan tempat isolasi bagi warga yang terpapar Covid -19. Karena lokasinya jauh dari pemukiman dan yang paling utama jauh dari mana-mana." Ujarnya

Foto : Che

Risma menambahkan bahwa, Rumah Sakit Lapangan Tembak sudah layak, serta paling relevan.Disamping itu beliau meninjau beberapa ruangan.


Sedangkan Walikota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan,Rumah Sakit Lapangan Tembak terus dipersiapkan sampai saat ini. Perbaikan terus dilakukan mulai penutupan atau sekat sekat. Tujuan agar pasien Covid -19 mereka nyaman. Untuk pembangunannya sendiri sudah 90 persen.


Dalam hal ini Kemensos memberikan bantuan berupa 250 ranjang dan 50 velbed untuk keperluan di Rumah Sakit Lapangan Tembak. Kalau Rumah Sakit tersebut jadi dibuka hanya menangani yang parah saja sedangkan yang OTG bisa ke Asrama Haji atau dirumah saja.


Namun kedua pejabat tersebut berharap Rumah Sakit Lapangan Tembak tidak dipakai. Harapan terbesar kasus Covid -19 landai sehingga tidak membutuhkan Rumah Sakit Lapangan Tembak, tegasnya.(Che)



Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya