top of page

Tahukah Kamu Apa Arti Karat dalam Emas? Ini Penjelasan dan Perbedaannya

6 jam yang lalu
2 menit membaca

SURABAYA - analisapost.com | Emas 24 karat dikenal sebagai emas dengan tingkat kemurnian tertinggi yang tersedia secara komersial. Dengan kandungan emas hampir seluruhnya murni, logam mulia ini banyak dimanfaatkan sebagai instrumen investasi dan penyimpan nilai aset.

Emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian tinggi dan umumnya digunakan sebagai instrumen investasi dalam bentuk emas batangan.
Emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian tinggi dan umumnya digunakan sebagai instrumen investasi dalam bentuk emas batangan. (Ilustrasi: AnalisaPost)

Namun, sifatnya yang relatif lunak membuat emas 24 karat kurang ideal untuk dijadikan bahan utama perhiasan yang digunakan sehari-hari.


Secara fisik, emas 24 karat memiliki warna kuning cerah dan berkilau. Karakteristik ini berbeda dengan emas berkadar lebih rendah yang warnanya dapat terlihat lebih pucat, bergantung pada jenis dan komposisi logam campurannya.


Semakin tinggi kadar emas, semakin lunak pula sifat logam tersebut sehingga lebih mudah berubah bentuk, penyok, atau tergores. Karena itu, emas 24 karat umumnya digunakan untuk membuat emas batangan, koin emas, dan produk logam mulia lainnya.


Sebaliknya, perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung lebih sering dibuat menggunakan emas 18 karat atau 22 karat. Kandungan logam tambahan pada kedua jenis emas tersebut membuat perhiasan relatif lebih kuat dan tahan terhadap pemakaian sehari-hari.


Mengutip laman Logam Mulia Antam, karat merupakan satuan yang digunakan untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas dalam suatu logam campuran. Sistem ini membagi keseluruhan kandungan logam menjadi 24 bagian, dengan setiap satu karat mewakili satu bagian dari total tersebut.


Emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian hingga 99,99 persen. Artinya, hampir seluruh kandungannya berupa emas, dengan kemungkinan adanya unsur lain dalam jumlah sangat kecil.



Sementara itu, emas 22 karat terdiri atas 22 bagian emas dari total 24 bagian, sedangkan dua bagian sisanya merupakan logam campuran, seperti perak, tembaga, atau logam lainnya. Adapun emas 18 karat mengandung 18 bagian emas dan enam bagian logam tambahan, sehingga kadar emasnya setara dengan sekitar 75 persen.


Secara teori, emas 24 karat merupakan bentuk emas dengan tingkat kemurnian tertinggi yang dapat diperoleh secara komersial. Meski demikian, mencapai kemurnian 100 persen hampir mustahil dalam praktik pemurnian logam karena masih dimungkinkan adanya jejak unsur lain dalam jumlah sangat kecil.


Oleh sebab itu, emas berkadar tinggi yang beredar di pasaran umumnya memiliki tingkat kemurnian sekitar 99,9 persen atau lebih. Produk dengan kadar tersebut sering menggunakan penandaan ā€œ999ā€ atau ā€œ999,9ā€, sesuai dengan tingkat kemurniannya.


Emas 24 karat menjadi salah satu pilihan investasi karena relatif mudah diperjualbelikan dan memiliki harga yang mengacu pada pasar emas. Produk emas batangan dari Antam maupun UBS, misalnya, tersedia dalam kadar kemurnian tinggi yang umumnya setara dengan emas 24 karat.


Tingkat kemurnian tersebut juga membuat penentuan harga emas batangan relatif lebih transparan karena mengacu pada harga emas di pasar, disertai faktor lain seperti biaya produksi dan distribusi.


Berbeda dengan emas batangan, harga perhiasan emas tidak hanya ditentukan oleh berat dan kadar emasnya. Model, tingkat kerumitan pembuatan, kelengkapan surat, serta kebijakan buybackĀ atau pembelian kembali dari toko tempat perhiasan dibeli turut memengaruhi nilai jualnya.


Dengan memahami perbedaan kadar karat, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan emas dengan kebutuhannya. Emas 24 karat dapat dipertimbangkan untuk tujuan investasi, sedangkan emas dengan kadar lebih rendah umumnya lebih sesuai untuk perhiasan yang membutuhkan daya tahan lebih baik.(Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya