Bermodus Mampu Mengurus Ijin Pangkalan Gas LPG, Warga Kota Bayu Tipu 80 Juta Warga Taput



TAPANULI UTARA - analisapost.com | Setelah melarikan diri selama kurang lebih tiga tahun, akhirnya Satreskrim Polres Tapanuli Utara berhasil meringkus tersangka Hinca Mampe Tua Simbolon (38) Warga Desa Hutabayu Kabupaten Simalungun rabu (20/1).

Foto : istimewa

Pasalnya tersangka MTS di tangkap Sat Reskrim Polres Taput, karena melakukan penipuan atas diri korban Reflon Siregar (57) Warga Desa Sipahutar 3 Kecamatan Sipahutar Taput, dengan modus tersangka mampu mengurus ijin pangkalan Elpigi di Kecamatan Sipahutar Taput.


Saat di periksa penyidik di Polres Taput, Tersangka mengakui perbuatannya, melakukan penipuan uang sebesar Rp 80 juta kepada korban untuk biaya mengurus ijin pangkalan gas Elpiji di Kecamatan Sipahutar atas nama korban.


Kejadian ini terjadi pada bulan agustus 2018 yang lalu. Antara tersangka dengan korban bisa saling kenal , karena teman tersangka Viktor Sinaga dan Ramlan Sinaga keduanya Warga Kabupaten Simalungun memperkenalkan mereka.


Sètelah kenalan, tersangka menemui korban ke Sipahutar pertama kali tanggal 2 September 2018. Saat terjadi pembicaraan , korban menyerakan uang sebesar Rp 40 juta.


Kemudian tanggal 13 Desember 2018, tersangka menjumpai korban ke Sipahutar dan menerima uang lagi dari korban Rp 25 Juta dengan alasan ijin sudah mulai di proses oleh Pertamina.


Pada tanggal 18 Desember 2018, lewat telephone, tersangka menghubungi korban agar mentransfer Rp 15 juta lagi ke nomor rekening dan saat itu korban mentransfer. Tunggu punya tunggu sesuai dengan janji, ijin tak kunjung keluar dan komunikasi tersangka dengan korban pun lost contak (Hilang Kontak) seperti MH370.


Akhirnya korban pun kesal dan sadar kalau telah tertipu dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tapu. Kapolres Taput AKBP Ronal Sipayung SH. SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.


Pada tanggal 19 mei 2019 yang lalu korban RS melapor ke Polres Taput. Setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan , tersangka pun melarikan diri.Team kita tidak berhenti untuk mencari keberadaan tersangka dan minggu yang lalu kita mendapat informasi berada di Provinsi Lampung.


Lalu team dari SatReskrim berangkat ke Lampung dan akhirnya berhasil meringkus tersangka dari persembunyiaannya.(17 Januari 2022). Dan tersangkapun di boyong ke Polres Taput untuk kepentingan penyidikan dan tiba tadi malam rabu (19/1) pukul 20.00 wib.


Saat ini tersangka masih tetap dalam pemeriksaan, untuk menggali keterangan tambahan apa masih ada keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.(Norris Hutapea)

11 tampilan0 komentar