top of page

BPS Jatim Mulai Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 41.538 Petugas di Seluruh Jawa Timur

SURABAYA - analisapost.com | Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 secara door to door pada 15 Juni 2026. Kegiatan pendataan ini akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dengan tujuan menghimpun data seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pembangunan ekonomi nasional.

BPS Jatim Mulai Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 41.538 Petugas di Seluruh Jawa Timur
BPS Jatim Mulai Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 41.538 Petugas di Seluruh Jawa Timur

Di Jawa Timur, BPS menerjunkan sebanyak 41.538 petugas sensus, termasuk 1.980 petugas yang bertugas di Kota Surabaya. Para petugas akan mendatangi rumah ke rumah dan lokasi usaha untuk melakukan pendataan secara langsung guna memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.


Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia. Data yang diperoleh akan menjadi acuan pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan, perencanaan ekonomi, serta pengambilan keputusan berbasis data.


Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Herum Fajarwati, mengatakan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian terkini di Jawa Timur maupun Indonesia.


"Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS berupaya menghadirkan data yang akurat, lengkap, dan mutakhir mengenai berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Data ini sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, perencanaan ekonomi, serta evaluasi berbagai program pemerintah di masa mendatang," ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap.


"Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas," katanya.



Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama proses pendataan, BPS mengimbau warga agar mengenali identitas petugas Sensus Ekonomi 2026. Petugas resmi dibekali atribut khusus berupa rompi petugas sensus, tanda pengenal yang dilengkapi QR Code, serta surat tugas resmi dari BPS.


BPS juga mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui prinsip TIR, yaitu:

  1. Terima petugas dengan baik;

  2. Isi data dengan benar dan jujur; serta

  3. Rahasia data tetap terjaga.


Herum Fajarwati menegaskan bahwa seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas dan akurat untuk memotret kondisi ekonomi terkini di Jawa Timur maupun Indonesia.


Data tersebut diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendukung perencanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.


Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghubungi Call Center SE2026 di nomor 0815-1126-2026 atau mengakses laman resmi sensus yang disediakan oleh BPS.


"Bersama, kita wujudkan data ekonomi yang berkualitas untuk Jawa Timur dan Indonesia. Sensus Ekonomi 2026, Mencatat Ekonomi Indonesia." (Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya