KRI Nala-363 Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, TNI AL Lanjutkan Pencarian Korban Hilang
- analisapost

- 2 hari yang lalu
- 3 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Nala-363 milik TNI Angkatan Laut tiba dan bersandar di Dermaga Ujung, Koarmada II Surabaya, Senin (3/8), setelah mengevakuasi korban selamat insiden tenggelamnya KM Mutiara Sentosa II.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan terus dilanjutkan dengan melibatkan unsur laut dan udara.
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya mengatakan, TNI AL langsung mengerahkan unsur pencarian dan pertolongan (SAR) setelah menerima informasi terjadinya kecelakaan laut pada Sabtu (2/8) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Sejak awal kami menerima informasi terjadinya kecelakaan laut KM Mutiara Sentosa II pada sekitar pukul 10.00. Lokasi kejadian berada kurang lebih 120 nautical mile dari pangkalan kami,"Ā ujar Laksda TNI I Gung Putu Alitjaya.
Ia menjelaskan, saat laporan diterima terdapat dua unsur TNI AL yang berada relatif dekat dengan lokasi kejadian. Satu kapal tengah melaksanakan patroli sekaligus passing exerciseĀ bersama pesawat patroli maritim di Selat Madura, sedangkan KRI Bontang berada di selatan Banjarmasin dengan jarak sekitar 90 nautical mileĀ dari lokasi kecelakaan.
Kedua unsur tersebut segera diperintahkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan. Selain itu, TNI AL juga mengerahkan satu unit pesawat Casa NC-212-200 milik Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) guna mendukung percepatan pencarian melalui pengamatan udara.
"Dalam waktu sekitar enam hingga tujuh jam, unsur-unsur kami sudah tiba di lokasi kecelakaan untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan,"Ā katanya.
Laksda TNI I Gung Putu Alitjaya menjelaskan, KRI Nala-363 tiba di area pencarian pada Minggu sore dan langsung membantu mengevakuasi korban yang masih berada di laut.
Menurutnya, sebelum kedatangan KRI Nala, terdapat tiga kapal yang lebih dahulu memberikan pertolongan kepada para korban. Namun, karena kapal-kapal tersebut memiliki tujuan pelayaran berbeda dan tidak menuju Surabaya, para korban selamat kemudian dipindahkan ke KRI Nala untuk selanjutnya dibawa ke Dermaga Ujung, Koarmada II.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan terus dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh unsur SAR yang terlibat. Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, Pangkoarmada II menyebut KM Mutiara Sentosa II diduga telah tenggelam sepenuhnya.
"Pada pagi ini sudah tidak tampak lagi kapal di lokasi. Bisa diasumsikan proses kemarin kapal tersebut sudah tenggelam,"Ā terangnya.
Ia mengatakan, hingga Senin pagi KRI Bung Hatta-370 masih melaksanakan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan cakupan hingga radius enam nautical mile. Namun, sampai saat itu belum ada laporan mengenai ditemukannya korban yang masih terapung.
Untuk mendukung operasi SAR, TNI AL sementara memaksimalkan dua unsur utama, yakni KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Puspenerbal untuk mengerahkan pesawat patroli maritim Casa NC-212-200 dalam pelaksanaan surveilans udara.

"Kami memaksimalkan dua unsur yang sudah berada di lapangan, yakni KRI Nala dan KRI Bung Hatta. Kami juga telah berkoordinasi dengan Puspenerbal untuk melaksanakan surveilans udara menggunakan pesawat Casa NC-212-200 Patmar,"Ā imbuhnya.
Laksda TNI I Gung Putu Alitjaya mengakui kondisi cuaca menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian dan evakuasi. Saat insiden terjadi, tinggi gelombang dilaporkan mencapai sekitar satu hingga dua meter disertai angin yang cukup kencang.
Akibat kondisi tersebut, para penumpang yang menyelamatkan diri dengan melompat ke laut terbawa arus dan terpencar di berbagai titik sehingga menyulitkan proses pencarian.
"Korban-korban yang menceburkan diri ke laut posisinya berpencar. Beruntung ada beberapa kapal yang lebih dahulu melintas di lokasi sehingga dapat membantu memberikan pertolongan,"Ā ujarnya.
Terkait jumlah korban yang masih belum ditemukan, Pangkoarmada II mengatakan hingga kini belum dapat dipastikan karena proses pencarian masih berlangsung dan data terus berkembang.
"Sesuai koordinasi kami dengan Direktur Operasi Basarnas pagi ini, pencarian masih tetap dilanjutkan dan jumlah korban yang belum ditemukan belum dapat dipastikan. Kami tetap menempatkan KRI Bung Hatta-370 di area lokasi kejadian untuk melanjutkan operasi pencarian,"Ā tutupnya.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com




Komentar