top of page

Lewat Lukisan di Atas Tote Bag, Anak-anak BINUS SCHOOL Surabaya Belajar Mencintai Batik

5 menit yang lalu
3 menit membaca

SURABAYA - analisapost.com | Mengenalkan warisan budaya Indonesia kepada anak-anak dapat dilakukan melalui kegiatan kreatif yang menyenangkan. Salah satunya melalui Batik Painting Workshop hasil kolaborasi Ascott Waterplace Surabaya dengan BINUS SCHOOL Surabaya, yang mengajak anak-anak mengenal motif batik sekaligus mengekspresikan kreativitas melalui seni melukis.

Anak-anak foto bersama usai kegiatan Batik Painting Workshop hasil kolaborasi Ascott Waterplace dan BINUS SCHOOL Surabaya
Anak-anak foto bersama usai kegiatan Batik Painting Workshop hasil kolaborasi Ascott Waterplace dan BINUS SCHOOL Surabaya (Foto: Ist)

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (25/10/2026) mulai pukul 10.00 WIB di The Terrace, lantai Upper Ground (UG), Ascott Waterplace Surabaya. Sebanyak 15 anak mengikuti workshop yang menghadirkan pengalaman belajar budaya secara langsung dan interaktif.


Bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sejak dini melalui aktivitas yang dekat dengan dunia anak-anak.


Dalam workshop tersebut, peserta diperkenalkan dengan motif batik Kawung yang telah diaplikasikan pada tote bag sebagai media melukis. Dengan menggunakan cat akrilik dan kuas, anak-anak diberi kebebasan memadukan warna serta menghias tote bag sesuai kreativitas dan imajinasi masing-masing.


Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka bereksperimen dengan berbagai pilihan warna, saling berbagi ide, dan menunjukkan hasil lukisan kepada teman-temannya. Kehadiran orang tua yang turut mendampingi juga menambah kehangatan suasana sekaligus menjadikan workshop sebagai momen kebersamaan keluarga.


Lebih dari sekadar aktivitas melukis, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal motif tradisional Indonesia melalui pengalaman yang menyenangkan. Mereka juga berlatih mengembangkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, serta kepercayaan diri dalam menghasilkan karya sendiri.

Salah satu peserta terlihat sangat senang. Kegiatan ini mengajak anak mengenal budaya Indonesia melalui kreativitas dan pengalaman langsung. (Foto: Ist)
Salah satu peserta terlihat sangat senang. Kegiatan ini mengajak anak mengenal budaya Indonesia melalui kreativitas dan pengalaman langsung. (Foto: Ist)

General Manager Ascott Waterplace Surabaya, Handrian Wijaya, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu, khususnya keluarga yang ingin menikmati aktivitas kreatif sekaligus edukatif.


"Kami ingin menghadirkan aktivitas yang menyenangkan dan memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu. Melalui workshop seperti ini, kami berharap anak-anak bisa berkreasi, menikmati waktu bersama keluarga, sekaligus mengenal budaya Indonesia dengan cara yang menarik," ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Jonathan Prathama sebagai Sales and Promotion BINUS SCHOOL Surabaya mengatakan kolaborasi ini bertujuan menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai pembelajaran bagi anak-anak di luar lingkungan sekolah.


"Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat. Melalui kolaborasi dengan Ascott Waterplace Surabaya, kami berharap bisa menjangkau lebih banyak keluarga dan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar hal baru di luar lingkungan sekolah," kata Jonathan kepada awak media AnalisaPost saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).


Ia menjelaskan, kegiatan kreatif seperti ini juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang baik dengan mitra dan masyarakat melalui aktivitas positif yang memiliki nilai edukasi.


Menurut Jonathan, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni dapat membantu mereka mengekspresikan kreativitas dan imajinasi secara lebih leluasa. Pada saat yang sama, mereka belajar memahami keunikan batik sebagai bagian dari budaya Indonesia.


Ia menilai pengenalan budaya tradisional sejak dini penting agar anak-anak mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan kedekatan dengan identitas budayanya sendiri. Selain memiliki wawasan global dan kemampuan teknologi, anak-anak diharapkan tumbuh dengan pemahaman serta penghargaan terhadap warisan budaya Indonesia.


"Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, rasa bangga dan kecintaan anak-anak terhadap budaya Indonesia dapat tumbuh dengan cara yang menyenangkan," tegasnya.

Anak-anak didampingi orang tua saat menghias tote bag bermotif batik Kawung dalam Batik Painting memadukan kreativitas, edukasi budaya, dan kebersamaan keluarga
Anak-anak didampingi orang tua saat menghias tote bag bermotif batik Kawung dalam Batik Painting memadukan kreativitas, edukasi budaya, dan kebersamaan keluarga (Foto: Ist)

Kolaborasi Ascott Waterplace Surabaya dan BINUS SCHOOL Surabaya ini menjadi contoh pengenalan budaya yang memadukan kreativitas, edukasi, dan kebersamaan keluarga. Sejalan dengan filosofi Savour the Art of Living, Ascott Waterplace Surabaya berupaya menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada kenyamanan menginap, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui aktivitas bermakna.


Melalui kegiatan semacam ini, batik diharapkan tidak hanya dikenal sebagai motif pada kain, tetapi juga dipahami sebagai warisan budaya yang perlu dihargai dan dilestarikan oleh generasi muda.(Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya