Pelaku Intoleran Akhirnya Ketangkap
- analisapost

- 15 Jan 2022
- 2 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Sifat saling menghormati dan menghargai akhir-akhir ini sulit ditemukan.Justru karakter ego yang lebih ditonjolkan. Berbagai kasus intoleran yang timbul itu karena pudarnya toleransi.Jumat (14/01/22)

Seperti kasus yang lagi viral dimedsos. Yang mana dengan arogan seseorang menendang sesajen.
Seandainya orang tersebut paham akan makna toleransi. Pastinya tidak akan mengambil tindakan nekat. Yang menjadi pertanyaan adalah, motivasi pelaku.
Pria yang diduga sebagai pelaku berusia 36 tahun berasal dari Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.
Sebelumnya diberitakan mengenai video viral berdurasi 30 detik itu memperlihatkan seorang pria mengenakan tutup kepala dan rompi berdiri lalu mendekat ke sebuah sesajen yang diletakkan di atas tanah.
Dua sesajen yakni buah dan nasi yang masing-masing berada di wadahnya. Sambil menunjuk ke sesajen pria itu berkata:
"Ini yang membuat murka Allah. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah, hingga Allah menurunkan azabnya. Allahu Akbar," ucap pria tersebut.
Sedetik kemudian, tangan pria itu bergerak membuang sesajen buah dan menendang sesajen nasi. Kebetulan letak sesajen itu berada di atas permukaan tanah yang lebih tinggi sehingga kedua sesajen itu langsung jatuh.
Akibatnya kejadian tersebut dua organisasi Prajaniti Hindu Indonesia (Jatim) dan GP Ansor Lumajang melaporkan ke Polda Jatim.
Menanggapi video yang viral, Analisa Post menghubungi Hadi Sudarmono sebagai ketua prajaniti Jatim mengatakan,
"kita masih menunggu hasil pelaporan dari Polda Jatim." Katanya kepada awak media Analisa Post lewat telpon.
Beliau jugs menyampaikan, "toleransi, menghormati, hingga gotong royong sudah mulai sirna." Imbuhnya
"Intinya dalam kehidupan tidak boleh ada perbedaan atau membedakan. kesempurnaan hanya dimiliki oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai manusia belajar menghormati."Tegasnya mengakhiri percakapannya melalui telpon seluler kepada awak media.
Berdasarkan bukti dan laporan sesuai dengan keterangan di atas maka? akhirnya Pelaku intoleran Hadfana, berhasil ditangkap didaerah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penangkapan dilakukan oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jatim. Kemudian pelaku dibawa Mapolres Lumajang.
Pria ini ditangkap didorowati. Pringgolayan, Banguntapan Bantul sekirar pukul 22.40 wib.
Sebelumnya, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti memastikan bakal menindak tegas pelaku yang melakukan perbuatan intoleransi dengan menendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru.
Eka Yakti, juga menyampaikan bahwa pihak yang menyebarkan atau pengunggah video tersebut juga akan ditindak.tegasnya.(Che)





Komentar