top of page

Pengamanan Pelabuhan Benoa Diperkuat, 1.209 Penumpang KM Binaiya Diperiksa

DENPASAR – AnalisaPost | Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bersama sejumlah instansi terkait memperkuat pengamanan aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian aktivitas penumpang berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Petugas gabungan mengamankan proses kedatangan penumpang KM Binaiya di Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Petugas gabungan mengamankan proses kedatangan penumpang KM Binaiya di Pelabuhan Benoa, Denpasar.(Foto: Ist)

Pengamanan dilakukan saat KM Binaiya yang diageni PT PELNI tiba di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Kamis (27/8/26) sekitar pukul 22.15 WITA. Kapal yang datang dari rute Bima-Waingapu tersebut membawa sebanyak 1.209 penumpang.


Setelah kapal bersandar, personel gabungan langsung melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap penumpang yang turun dari kapal berikut barang bawaannya. Pemeriksaan dilakukan menggunakan mesin X-Ray untuk mengantisipasi masuknya barang berbahaya maupun barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.


Sebanyak 19 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Polri, TNI AL, Pelindo, Pelni, dan Karantina.


Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang yang menjadi target operasi (TO), seperti senjata tajam, minuman keras, bahan peledak, maupun narkoba. Tidak ditemukan pula pelanggaran lainnya. Seluruh proses kedatangan dan pemeriksaan penumpang berlangsung aman dan kondusif.


Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan pengamanan di kawasan Pelabuhan Benoa merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga agar aktivitas transportasi laut berjalan tertib.


"Setiap kedatangan kapal penumpang menjadi perhatian kami. Pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tetap mengedepankan aspek keamanan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan masuknya barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu Kamtibmas," ujarnya.


Ia menambahkan, kelancaran pengamanan di kawasan pelabuhan tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian dengan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.


"Sinergi antara Polri, TNI AL, Pelindo, Pelni dan instansi terkait sangat penting untuk menciptakan situasi pelabuhan yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat," katanya.


Setelah seluruh rangkaian kedatangan dan pelayanan penumpang selesai, KM Binaiya dijadwalkan kembali berangkat pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 07.00 WITA dengan tujuan Bima-Waingapu.(*)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya