Petani Karet Kampung Bumi Jaya Mengalami Kesulitan Perekonomian
- analisapost

- 29 Nov 2021
- 1 menit membaca
LAMTENG - analisapots.com I Keluh kesah dari para petani selalu menjadi polemik yang berkepanjangan. Ulah dari para Tengkula yang sering mempermainkan harga dipasaran. Membuat kesulitan para Petani. Minggu (28/11/21)

Dimoment tertentu akibat ulah para Tengkulak tidak jarang barang susah dicari. Tindakan setengah hati dari Pemerintah justru merugikan banyak pihak.
Seperti yang dialami oleh Petani Karet diKampung Bumi Jaya. Meskipun harga karet mencapai harga Rp:10.600 per kilo gram.( 28 November 2021). Namun faktanya Petani tersebut masih mengalami kesulitan ekonomi khususnya.
Menurut Nourholis sebagai pengumpul karet menuturkan kepada awak media Analisa Post
"Dengan harga karet yang naikpun belum cukup untuk menunjang perekonomian apalagi penghasillan karet di kampung bumi jaya belum stabil. Padahal itu merupakan usaha pokok masyarakat di kampung Bumi Jaya".tuturnya
Ditambah lagi dalam masa Pandemi saat ini dan peredaran ekonomi yang semakin melonjak naik. Tentu saja harga Rp 10.600,00 tersebut belum sejajar dengan harga kebutuhan rumah tangga saat ini serba mahal.
Selain itu besar harapan masyarakat agar kiranya kedepan harga karet bisa naik sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari harinya.(lham.s)





Komentar