top of page

PKB 2026 Resmi Dibuka 13 Juni, Berikut Jadwal dan 16 Venue yang Digunakan

DENPASAR - analisapost.com | Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali resmi mengumumkan jadwal pembukaan serta lokasi pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.

PKB 2026 Resmi Dibuka 13 Juni, Berikut Jadwal dan 16 Venue yang Digunakan
PKB 2026 Resmi Dibuka 13 Juni, Berikut Jadwal dan 16 Venue yang Digunakan

Ajang seni dan budaya tahunan terbesar di Bali itu akan dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026, dengan mengusung tema “Atma Kerthi Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna.


Pembukaan PKB 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali (Art Center) Denpasar, yang diawali dengan acara pembukaan resmi dan pelepasan Peed Aya (Pawai) PKB XLVIII Tahun 2026.


Tahun ini, PKB memanfaatkan 16 lokasi atau venue yang tersebar di kawasan Taman Budaya Bali, pusat pemerintahan, hingga ruang publik di Kota Denpasar.


Penggunaan berbagai lokasi tersebut bertujuan untuk mengakomodasi beragam kegiatan seni, budaya, diskusi, dan kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian PKB.


Tema Atma Kerthi Jiwa Sidha Parisudha merefleksikan upaya pemuliaan jiwa manusia menuju kondisi yang paripurna, jernih, dan suci.


Dalam perspektif kosmologi Bali, Atma Kerthi dimaknai sebagai proses penyucian dan penguatan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan, serta harmoni semesta.


Melalui tema tersebut, PKB menegaskan peran seni dan budaya tidak hanya sebagai ekspresi estetika, tetapi juga sebagai media spiritual yang menuntun manusia menuju kesadaran diri yang luhur atau sidha parisudha, yakni jiwa yang mencapai kemurnian melalui olah rasa, cipta, dan karsa.


Karena itu, karya-karya seni yang ditampilkan dalam PKB 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan kreativitas, tetapi juga ruang refleksi budaya yang memperkuat martabat masyarakat Bali dalam menjaga keseimbangan antara aspek sakral, sosial, dan ekologis kehidupan.


Dalam pelaksanaannya, PKB XLVIII Tahun 2026 akan menghadirkan tiga kelompok kegiatan utama, yakni Wimbakara, Rekasadana, dan Widyatula.


Sebanyak 20 kegiatan Wimbakara akan digelar sebagai ajang kompetisi berbagai cabang seni dan budaya. Selain itu, terdapat 63 kegiatan Rekasadana yang menampilkan beragam kreativitas dan pertunjukan seni budaya.


Sementara itu, Widyatula akan menghadirkan sarasehan, seminar, dan simposium kebudayaan yang menjadi ruang diskusi bagi para seniman, budayawan, akademisi, dan masyarakat.


Seluruh kegiatan tersebut akan berlangsung di venue yang telah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.


Adapun 16 venue resmi yang digunakan dalam penyelenggaraan PKB 2026 meliputi:

  1. Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Bali (Art Center).

  2. Lantai Bawah Gedung Ksirarnawa.

  3. Gedung Ksirarnawa.

  4. Gedung Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali.

  5. Kalangan Madya Mandala.

  6. Area Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Denpasar.

  7. Kalangan Angsoka.

  8. Ruang Cinema Bawah Gedung Ksirarnawa.

  9. Area Depan Gedung Kriya.

  10. Panggung Terbuka Ardha Candra.

  11. Halaman Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

  12. Seputaran Area Taman Budaya Bali.

  13. Kalangan Ayodya.

  14. Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung.

  15. Ruang Rapat Padma, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

  16. Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali.


Dengan rangkaian kegiatan yang tersebar di berbagai lokasi tersebut, PKB 2026 diharapkan kembali menjadi ruang apresiasi, pelestarian, dan pengembangan seni budaya Bali sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah dinamika perkembangan zaman.(Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya