top of page

Pria Bertato, Berbagi Harapan di Bulan Ramadhan

Diperbarui: 28 Apr 2022

SURABAYA - analisapost.com | Suasana Yayasan Ananda Mutiara Indonesia (AMI) Senin sore (25/04/22) mendadak ramai dengan kedatangan anak-anak autis. Anak penderita autisme, selain memerlukan perhatian dan dukungan ekstra dari orang tuanya, disisi lain memerlukan dukungan dari banyak pihak.

Pria bertato foto bersama salah satu ABK (Foto: Div)

Dibulan yang penuh berkah ini AMI mendapat kunjungan spesial Berbagi Harapan dari Martin, pria bertato yang sangat konsen dan peduli dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Ia bersama donatur lainnya selalu bergerilya memberikan bingkisan.


Kegiatan rutin yang dilakukannya sejak lama sebelum pandemi, membuat kebahagian tersendiri."Saya sudah bertahun-tahun melakukan kegiatan ini. Apa yang saya berikan, bukan semata-mata ada tujuan tertentu. Tetapi saya hanya ingin berbagi." ujarnya.


"Bagi saya siapapun bisa membantu orang-orang seperti mereka. Jadi apa yang saya berikan, itu karena rasa kemanusiaan saja. Saya juga di bantu oleh teman-teman yang memang mau peduli dengan anak-anak berkebutuhan khusus." cerita pria kelahiran Kalimantan Timur ini kepada awak media Analisa Post.


"Selain memberikan bingkisan, kami juga bisa memberikan pelatihan potong rambut, make up gratis kepada orang tua anak disabilitas tanpa di pungut biaya. Bagi kami, tidak mudah loo menjaga mereka. Menjaga anak-anak berkebutuhan khusus ini butuh tenaga extra." Imbuh Martin, pria berkulit putih yang hobinya pegang gunting rambut sejak SMP.

Pria (Baju dan bertopi hitam) yang selalu peduli dengan anak-anak berkebutuhan khusus (Foto: Div)

Pria sederhana yang pernah bekerja mendulang emas dalam hutan Kalimantan ini berharap kedepannya ia bisa memberikan bantuan fasilitas pendukung lainnya untuk terapi anak berkebutuhan, bukan saja untuk anak-anak berkebutuhan khusus tetapi mereka yang benar-benar membutuhkan bisa ia bantu bersama teman-teman yang juga telah mensuport sebagai donatur.


Sementara Ketua Yayasan Ananda Mutiara Indonesia, Yeni Darmawati,SE mengaku senang mendapatkan bingkisan di acara buka bersama ABK. Dia mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang dilakukannya. Ia berharap dengan kehadiran seorang Martin, dapat meningkatkan semangat dan meringankan kebutuhan orang tua ABK.


"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Martin yang selalu memberikan suport kepada anak-anak kami. Bukan bingkisan saja yang di berikan, tetapi suport dan dukungan yang tidak bisa kami sampaikan itu sesuatu yang luar biasa." jelasnya

Foto bersama anak-anak berkebutuhan Khusus seusai buka puasa bersama (Foto: Div)

Wanita yang memiliki 3 putra dua diantaranya berkebutuhan khusus ini, pernah mendapatkan penghargaan dari Badan pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) seorang wanita tangguh. Ia selalu menyampaikan bahwa, "Sesungguhnya penghargaan yang kami dapatkan semua kami persembahkan untuk anak-anak spesial AMI dan teman-teman semua." tutur wanita yang berpenampilan kalem.


Menurut Yeni, setiap anak adalah anugerah. "Mereka bukanlah pembawa bencana. Setiap anak adalah ujian yang melabuhkan orang tua ke dermaga kebahagiaan. Jadi harus tetap tegar."pesannya


Kegiatan yang dilaksanakan di rumah prestasi Puri Surya Jaya cluster Vancouver blok J9 no 10 Sidoarjo ini dihadiri kurang lebih 50 anak berkebutuhan khusus berjalan lancar sesuai protokol kesehatan. Bagi para pembaca yang ingin ikut berdonasi, bisa hubungi Martin 081230755818 (Dna)

1.364 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page