Ratusan Warga Jembrana Ikuti Ngaben Massal Gratis, Ringankan Beban Biaya Hingga Jutaan Rupiah
- analisapost

- 12 jam yang lalu
- 2 menit membaca
JEMBRANA - analisapost.com | Ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana antusias mengikuti Program Ngaben Massal (Atma Wedana) Gratis yang merupakan salah satu dari 24 Program Unggulan Kembang-Ipat.

Program tersebut dinilai mampu meringankan beban masyarakat karena dapat memangkas biaya pelaksanaan upacara hingga jutaan rupiah.
Pada tahun 2026, pelaksanaan Ngaben Massal Gratis dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana. Meski berlangsung di Kecamatan Jembrana, peserta berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Jembrana.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang hadir ngupasaksiĀ pada pelaksanaan karya Ngaben Massal, Selasa (28/7) malam, mengaku bahagia melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam menuntaskan salah satu kewajiban bakti kepada leluhur.
Didampingi Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, Bupati Kembang mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, sekaligus membantu masyarakat agar tidak terbebani oleh tingginya biaya upacara adat dan keagamaan.
"Upacara adat dan keagamaan adalah kewajiban kita sebagai krama Bali, tetapi jangan sampai hal tersebut menjadi beban finansial yang berat bagi warga. Melalui program ngaben massal gratis ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menunaikan kewajiban kepada leluhur dengan layak, khidmat, dan tanpa rasa cemas soal biaya," ujar Bupati Kembang.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang peserta mengaku sangat terbantu karena pelaksanaan upacara Pitra Yadnya secara mandiri biasanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Kembang dan Wabup Ipat. Kalau bikin sendiri biayanya sangat besar, bisa habis belasan hingga puluhan juta. Dengan adanya program gratis ini, kami benar-benar merasa diringankan," ungkap salah satu peserta Ngaben Massal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, menjelaskan bahwa Program Ngaben Massal dan Metatah Massal merupakan program unggulan yang berada di bawah koordinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana.
Menurutnya, pelaksanaan program dilakukan secara bergilir di setiap kecamatan. Tahun 2026 kegiatan dipusatkan di Kecamatan Jembrana, sedangkan pada tahun sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Mendoyo. Meski lokasi pelaksanaan berganti setiap tahun, peserta tetap terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jembrana.
"Jadi bergilir setiap kecamatan, namun untuk pesertanya terbuka untuk semua masyarakat Jembrana. Untuk total peserta sendiri yang nyekah itu ada 108 peserta, dan ngelungah sebanyak 79 sawa. Jadi rangkaian acara Ngaben Massal Gratis ini, puncaknya hari besok, di hari Purnama Sasih Karo," jelas Sapta Negara.
Selain membantu menghemat biaya upacara hingga belasan bahkan puluhan juta rupiah bagi setiap keluarga, Program Ngaben Massal Gratis juga dinilai mampu mempererat kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga kelestarian tradisi dan budaya Bali di Kabupaten Jembrana.
Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengoptimalkan berbagai program sosial keagamaan serupa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Bali.(Red)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar