65 Tahun UK Petra, Alumni Bangun Jejaring Bisnis dan Pendidikan Lewat PBEF 2026
SURABAYA - analisapost.com | Rangkaian peringatan 65 tahun Universitas Kristen Petra (UK Petra) memasuki puncaknya melalui penyelenggaraan Petranesian Business and Education Fair (PBEF) 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 17-20 September 2026, tersebut digelar di Galaxy Mall 1, Galaxy Mall 2, dan Galaxy Mall 3, Surabaya.

PBEF merupakan kolaborasi UK Petra dengan Petra Nation, komunitas yang menghimpun alumni dan rekan civitas akademika UK Petra. Kegiatan ini mempertemukan sejumlah ekosistem, mulai dari pendidikan, bisnis alumni, industri, hingga lifestyle, seni, dan food and beverage.
Ketua Panitia PBEF 2026 sekaligus Ketua Umum Petra Nation Community, Teddy Salim, mengatakan penyelenggaraan PBEF dirancang untuk mempertemukan berbagai ekosistem tersebut dalam satu rangkaian kegiatan meskipun berlangsung di tiga area berbeda.
"Kami mengombinasikan beberapa ekosistem di satu mall yang terbagi dalam segmen pendidikan, bisnis, industri, hingga entertainment. Walaupun berada di area yang berbeda, GM 1, 2, dan 3, seluruhnya memiliki satu konsep keterikatan yang sama," ujar Teddy kepada awak media AnalisaPost, Kamis (17/9/2026).
PBEF menempati area sekitar 5.000 meter persegi dan terbagi dalam empat section. Bagian pertama adalah Education, yang melibatkan sekitar delapan sekolah dalam ekosistem pendidikan. Sejumlah siswa dari sekolah yang berpartisipasi turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bagian kedua berada di Galaxy Mall 2 dan menghadirkan UK Petra dengan tujuh fakultas serta 38 program studi, mulai jenjang S1 hingga S3. Pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai program beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi, diskon admisi, serta fasilitas pembayaran melalui kerja sama dengan perbankan.
Bagian ketiga, Industri Alumni UK Petra, berada di Galaxy Mall 3. Area ini menampilkan berbagai unit usaha skala kecil hingga menengah milik alumni UK Petra dari sejumlah sektor.
Adapun bagian keempat yang berada di Convention Hall menghadirkan kegiatan di bidang lifestyle, seni, serta food and beverage.
Secara keseluruhan, PBEF 2026 menghadirkan sekitar 270 booth di tiga area Galaxy Mall. Teddy menyebut sekitar 80 persen tenantĀ merupakan unit bisnis milik alumni UK Petra yang bergerak di berbagai sektor, termasuk industri, food and beverage, dan UMKM.
Keterlibatan alumni juga terlihat dalam proses penyelenggaraan. Teddy mengatakan sekitar 90 persen persiapan hingga pelaksanaan kegiatan melibatkan alumni UK Petra yang tergabung dalam Petra Nation.
"Seluruh acara ini digagas oleh alumni dan civitas akademika Petra. Persiapan hingga pelaksanaan hari ini, 90 persen adalah alumnus UK Petra, yaitu Petra Nation," katanya.
Menurut Teddy, sebagian besar talentĀ dan pembicara yang tampil dalam PBEF juga berasal dari jaringan Petra Nation. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi alumni untuk kembali ke almamater dan mengambil bagian dalam kegiatan yang berkaitan dengan UK Petra.
"Menjadi sebuah kebanggaan bagi kita Petra Nation untuk bisa kembali ke almamater, membaktikan diri untuk perkembangan UK Petra menuju yang lebih baik," terangnya.
53 Ribu Alumni Tersebar di 55 Negara
UK Petra saat ini memiliki sekitar 53 ribu alumni yang tersebar di 55 negara. Rektor UK Petra, Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng., mengatakan data tracer studyĀ menunjukkan banyak alumni yang berkiprah di dunia bisnis, termasuk sebagai pemilik usaha.
"UK Petra ini sudah berusia 65 tahun. Dari catatan sejarah, alumni kita sudah tercatat ada 53 ribuan alumni dan itu tersebar di 55 negara di seluruh dunia," ujar Rolly.

Ia mengatakan, meskipun banyak alumni yang menjalankan usaha, UK Petra tidak secara khusus menempatkan diri sebagai entrepreneur university. Ia menyebut kiprah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi alumni setelah menyelesaikan pendidikan di UK Petra.
Rolly juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian yang diraih alumni setelah lulus. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi pihak universitas.
"Adik-adik kita ketika masuk Petra merasa sulit, lulus juga sulit. Tetapi sekarang ini ketika melihat bahwa dampak yang mereka buat, kami sangat bangga dengan semua prestasi yang dilakukan selama ini," ungkapnya.
Rolly juga menyebut dukungan dana yang cukup besar untuk kegiatan tersebut berasal dari para alumni dan tidak menggunakan anggaran universitas.
"Saya boleh katakan sebetulnya anggaran dana yang cukup besar disumbangkan oleh para alumni ini semuanya ditanggung oleh mereka dan sama sekali tidak menggunakan anggaran dari universitas," ucapnya.
PBEF 2026 menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 UK Petra yang mengusung tema "Carry the Light". Rolly menjelaskan, tema tersebut berkaitan dengan nilai yang dikembangkan UK Petra melalui konsep LIGHT, yakni Love, Integrity, Growth, Humility,Ā dan Truth.
"Tema Carry the Light menggambarkan harapan kami kepada para lulusan agar mereka dapat terus menjadi terang dan memberi dampak baik, di mana pun Tuhan menempatkan mereka berkarya sesuai bidangnya masing-masing," jelas Rolly.
Ia menambahkan, proses pendidikan di UK Petra tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga mencakup pembentukan kepemimpinan dan karakter mahasiswa.
"Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UK Petra berkomitmen membentuk mahasiswa secara holistik, tidak hanya mentransfer pengetahuan akademik dan keterampilan teknis, tapi juga menempa kepemimpinan serta karakter mereka," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra, Iris Tio, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan alumni dalam perjalanan UK Petra. Ia mengatakan para alumni telah berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk terhadap perkembangan Kota Surabaya dan Indonesia.
"Alhamdulillah, luar biasa dari para alumni. Sebagai yayasan kami juga merasa bangga sekali bahwa bisa menghasilkan sekian banyak alumni yang berkontribusi terhadap perkembangan Kota Surabaya maupun nantinya Indonesia," ujar Iris.
Iris berharap hubungan antara alumni dan almamater terus terjalin sehingga dapat mendukung pengembangan UK Petra pada masa mendatang.
"Kami juga untuk selanjutnya mohon doa restu dari para alumni untuk bagaimana mengembangkan UK Petra ini menjadi lebih besar, lebih berdampak bagi masyarakat, terutama di Surabaya. Bahwa kami UK Petra 65 tahun bukan hanya usia, tetapi kami juga ingin memberikan bukti sejarah kepada dunia bahwa kami ada dan berkontribusi," pungkasnya.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com






Komentar