Bupati Jembrana Gelar Audiensi Maraton, Serap Aspirasi Belasan Kelompok Masyarakat
JEMBRANA- analisapost.com | Beragam aspirasi masyarakat menjadi perhatian Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melalui audiensi maraton yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Kamis (8/10). Langkah ini dilakukan untuk menampung masukan dari berbagai kelompok masyarakat di tengah padatnya agenda kedinasan.

Melalui pertemuan secara kolektif tersebut, belasan kelompok, mulai dari tokoh adat, kelompok masyarakat hingga pelajar, mendapat kesempatan berdialog langsung dengan kepala daerah dalam satu hari. Skema ini diterapkan untuk mengakomodasi banyaknya permohonan audiensi tanpa menghilangkan kesempatan bagi setiap kelompok menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi.
Dalam suasana dialog yang terbuka dan santai, Kembang berdiskusi dengan masing-masing kelompok untuk menggali berbagai persoalan, kebutuhan, serta masukan yang berkembang di masyarakat. Aspirasi yang disampaikan mencakup beragam bidang, mulai dari pendidikan hingga kegiatan adat dan budaya.
"Saya berusaha sempatkan ketemu langsung sama warga. Dari obrolan santai seperti ini, saya jadi tahu apa yang benar-benar dibutuhkan di lapangan, mulai dari urusan sekolah, sampai kegiatan adat dan budaya kita," ujar Kembang.
Ia mengakui, permohonan audiensi yang diterima pemerintah daerah datang dari berbagai kelompok masyarakat maupun instansi. Karena itu, pola pertemuan kolektif dinilai dapat menghemat waktu sekaligus memberikan gambaran langsung mengenai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurut Kembang, masukan yang dihimpun melalui audiensi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun dan menyempurnakan program pembangunan daerah. Dengan demikian, kebijakan yang dirumuskan diharapkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Berbagai masukan dari warga dalam audiensi ini akan kami jadikan bahan untuk menyempurnakan kebijakan daerah. Harapan kita, pembangunan di Jembrana ke depan betul-betul tepat sasaran dan terasa manfaatnya langsung oleh masyarakat," pungkasnya.(Dwa)






Komentar