top of page

ITS Masuk Empat Besar Nasional ONMIPA-PT 2026, Borong Dua Medali Emas

Diperbarui: 17 Jun

SURABAYA -  analisapost.com | Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 yang berlangsung di Universitas Airlangga (Unair) pada 8-11 Juni 2026, ITS berhasil menembus empat besar nasional dengan raihan dua medali emas, satu medali perak, dua medali perunggu, dan dua penghargaan honorable mention.

ITS Masuk Empat Besar Nasional ONMIPA-PT 2026, Borong Dua Medali Emas
ITS Masuk Empat Besar Nasional ONMIPA-PT 2026, Borong Dua Medali Emas

Kepala Seksi Pengembangan Talenta Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS, Dr Daniar Fahmi ST MT, mengatakan capaian tersebut merupakan prestasi terbaik yang pernah diraih ITS sepanjang keikutsertaannya dalam ONMIPA-PT. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan tingginya daya saing mahasiswa ITS di tingkat nasional.


"Perolehan dua medali emas, satu medali perak, dua medali perunggu, serta dua honorable mention merupakan hal yang patut dibanggakan dan layak diberi apresiasi," ujarnya.


Daniar menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti kompetensi akademik mahasiswa ITS yang mampu bersaing di ajang bergengsi nasional. Ia menjelaskan,


Pencapaian itu merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan sistem pembinaan yang dijalankan secara berkelanjutan oleh ITS.


"Prestasi ini tidak terlepas dari kegigihan mahasiswa selama proses pembinaan serta dedikasi luar biasa dari para dosen pembimbing," katanya.


Ia menjelaskan, proses menuju ONMIPA-PT tingkat nasional diawali melalui Olimpiade Sains ITS (OSITS) yang diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan ITS. Melalui ajang tersebut, mahasiswa terbaik pada bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi diseleksi untuk mendapatkan pembinaan intensif sebelum mengikuti seleksi tingkat wilayah hingga nasional.


Hasil pembinaan yang berkelanjutan tersebut mengantarkan ITS mengirimkan 13 mahasiswa ke babak final ONMIPA-PT 2026 di Unair. Salah satu peserta yang berhasil mengharumkan nama ITS adalah mahasiswa Departemen Teknik Kimia angkatan 2022, Andhika Fathurrohman, yang meraih medali emas bidang Kimia sekaligus menyandang predikat Absolute Winner.


Andhika mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya setelah mengikuti kompetisi tersebut secara konsisten sejak 2023. Baginya, keberhasilan tahun ini menjadi penutup yang berkesan dalam perjalanan mengikuti ONMIPA selama empat tahun berturut-turut.


“Setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya saya dapat menutup partisipasi terakhir saya dengan hasil terbaik sebagai Absolute Winner, peraih medali emas bidang Kimia,” ungkapnya.



Mahasiswa semester delapan itu menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan sejak dua bulan sebelum seleksi tingkat institut. Ia membagi waktu belajar berdasarkan empat subbidang utama kimia dan secara rutin mengerjakan soal-soal ONMIPA tahun-tahun sebelumnya untuk memperkuat pemahaman konsep serta kemampuan analisis.


Di tengah persiapan kompetisi, Andhika juga harus menyelesaikan tugas akhir penelitiannya. Menurutnya, tantangan terbesar adalah membagi waktu antara keduanya. Namun, komitmen dan konsistensi belajar menjadi kunci keberhasilannya meraih medali emas.


"Dalam kompetisi seperti ONMIPA, kemampuan menghafal saja tidak cukup karena peserta dituntut memahami konsep secara mendalam dan mampu menghubungkan berbagai materi,” jelasnya.


Melalui capaian tersebut, ITS berharap dapat terus memperkuat budaya prestasi di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta unggul di bidang sains. Prestasi ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keempat tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan talenta akademik mahasiswa, serta poin kesembilan tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas sains generasi muda.(*)


Dapatkan update berita pilihan serta informas, menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya