Ratusan Lansia Ikuti Wisuda di Jembrana, Bupati Kembang Sebut Bukti Belajar Tanpa Batas Usia
- analisapost

- 6 hari yang lalu
- 2 menit membaca
JEMBRANA - analisapost.com | Ratusan warga lanjut usia (lansia) mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia Tangguh untuk pertama kalinya di Gedung Ballroom, Gedung Kesenian Bung Karno, Kota Negara, Jembrana, Bali, Kamis (5/2/26).

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa semangat menimba ilmu tidak dibatasi usia, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan.
Para wisudawan lansia berasal dari lima kecamatan di Jembrana yang sebelumnya telah menuntaskan program pendidikan nonformal. Suasana wisuda berlangsung hangat dan penuh kegembiraan, diwarnai tawa para peserta serta dukungan keluarga yang hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Pelaksanaan wisuda perdana ini mendapat sambutan positif dari keluarga peserta. Selain menjadi momen membanggakan, kegiatan tersebut dinilai mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap lansia, dari kelompok yang kerap dianggap pasif menjadi individu yang tetap aktif, berdaya, dan memberi inspirasi.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa wisuda lansia bukan sekadar seremoni. Menurutnya, kegiatan ini merupakan simbol ketekunan, kegigihan, dan kemauan untuk terus berkembang meski telah memasuki usia senja.
āPara lansia hari ini membuktikan bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat. Ini menjadi inspirasi, bukan hanya bagi sesama lansia, tetapi juga bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu,ā ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat program pendidikan nonformal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk bagi kelompok lansia. Melalui pendidikan, para lansia diharapkan tetap aktif, produktif, serta memiliki rasa percaya diri dalam kehidupan sosial.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD-PPAPPKB Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti, menjelaskan bahwa program Sekolah Lansia Tangguh dirancang dengan pendekatan ramah usia dan menyesuaikan kebutuhan peserta. Materi yang diberikan meliputi pendidikan dasar, literasi, hingga penguatan keterampilan hidup.
"Pada angkatan pertama ini, sebanyak 150 lansia diwisuda, dengan masing-masing kecamatan mengirimkan 30 peserta. Ke depan, program serupa akan terus diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak lansia di seluruh wilayah Jembrana,ā katanya. (Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar