top of page

Tumpek Krulut Jadi Momentum Berbagi, Gubernur Koster Gandeng UMKM Sajikan Makanan Gratis

GIANYAR - analisapost.com | Peringatan Tumpek Krulut yang dimaknai sebagai Hari Kasih Sayang menjadi momentum bagi Gubernur Bali Wayan Koster untuk mengajak masyarakat memperkuat nilai kasih sayang, kepedulian, dan saling menghormati.

Tumpek Krulut Jadi Momentum Berbagi, Gubernur Koster Gandeng UMKM Sajikan Makanan Gratis
Tumpek Krulut Jadi Momentum Berbagi, Gubernur Koster Gandeng UMKM Sajikan Makanan Gratis (Foto: Ist)

Ajakan tersebut diwujudkan melalui program berbagi makanan gratis kepada masyarakat dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh kabupaten/kota di Bali, Sabtu (1/8).


Program berbagi tersebut dilaksanakan di satu hingga dua UMKM pada masing-masing kabupaten/kota. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan menggerakkan perekonomian pelaku UMKM lokal.


Gubernur Koster meninjau langsung pelaksanaan program di Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Desa Sakah, Kabupaten Gianyar. Sejak pagi, warung tersebut dipadati masyarakat yang datang untuk menikmati hidangan secara gratis.


Dalam keterangannya, Gubernur Koster mengatakan Tumpek Krulut merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa kasih sayang, saling menghormati, dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak cukup dimaknai sebagai filosofi semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.


"Momentum Tumpek Krulut ini kita maknai sebagai Hari Kasih Sayang. Karena itu, mari kita saling mengasihi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bali," ujar Gubernur Koster.


Ia berharap gerakan berbagi tersebut tidak hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga dapat diikuti oleh pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Bali. Menurutnya, para bupati dan wali kota dapat menginisiasi kegiatan serupa di daerah masing-masing sehingga semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin meluas dan menjadi budaya bersama.


Program tersebut juga mendapat apresiasi dari pelaku UMKM. Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Wayan Suarsa, yang merupakan putra dari Made Rintin sekaligus penerus usaha keluarga, menyambut baik inisiatif Pemerintah Provinsi Bali tersebut.


Warung yang berdiri sejak 1960 itu dikenal menyajikan nasi pindang khas berisi sayur dan telur tanpa menggunakan ayam maupun daging. Hingga kini, warung tersebut tetap mempertahankan cita rasa tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.


Menurut Wayan Suarsa, program berbagi tersebut memberikan manfaat tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi pelaku UMKM karena turut memperkenalkan usaha mereka kepada masyarakat yang lebih luas.


"Ini merupakan program yang sangat positif, baik bagi kami sebagai pelaku UMKM maupun bagi masyarakat. Bertepatan dengan Tumpek Krulut sebagai Hari Kasih Sayang, kegiatan ini mengajak kita untuk saling berbagi dan peduli. Bagi kami sendiri, ini juga menjadi promosi gratis sehingga Warung Nasi Pindang Dadong Rintin bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas," ungkapnya.


Ia juga berharap perhatian Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelaku UMKM terus ditingkatkan dengan lebih banyak menyerap aspirasi para pelaku usaha.


"Setiap UMKM memiliki kendala yang berbeda-beda. Harapan kami, Pemerintah Provinsi Bali dapat terus mendekat kepada pelaku UMKM, mengetahui permasalahan yang dihadapi, serta membantu menghadirkan solusi agar UMKM di Bali semakin maju dan berkembang," harapnya.


Sementara itu, salah seorang pengunjung, Retno Lestari asal Ubung Kaja, mengaku senang dapat mengikuti program berbagi yang digelar Pemerintah Provinsi Bali dalam rangka Tumpek Krulut. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah kepada masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.


"Saya sangat senang bisa ikut menikmati program berbagi dari Bapak Gubernur. Menurut saya, ini adalah bentuk kasih sayang seorang pemimpin kepada rakyatnya. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Bali," ujarnya.


Melalui peringatan Tumpek Krulut, Gubernur Koster mengajak seluruh masyarakat Bali menjadikan nilai kasih sayang, kepedulian, dan semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan keharmonisan sosial tetap terjaga sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan UMKM di seluruh Bali.(Tim)

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya