SMAN 9 Surabaya Lepas 382 Siswa, Sederhana Namun Sarat Prestasi
- analisapost

- 7 Mei
- 3 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | SMAN 9 Surabaya menggelar acara pelepasan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 secara sederhana namun penuh makna pada Kamis pagi (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah dengan diikuti ratusan siswa, guru, serta orang tua siswa.

Sebelum prosesi pelepasan digelar, acara diawali dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari kirab hingga pengumuman siswa berprestasi. Sekolah ini dikenal memiliki banyak prestasi, khususnya di bidang olahraga, mengingat sebagian siswanya merupakan atlet dari berbagai cabang olahraga.
Dari pantauan awak media AnalisaPost, para siswa tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khidmat dan tertib.
Kepala SMAN 9 Surabaya, Tri Kurniawati mengatakan, pelepasan tahun ini menjadi momen istimewa karena merupakan kelulusan angkatan ke-60.
“Kelulusan ini sangat istimewa. Konsep acara dibuat dari anak untuk anak. Seluruh kepanitiaan atau EO berasal dari siswa sendiri, mulai dari konsep hingga penganggaran. Ini merupakan kolaborasi antara OSIS dan siswa kelas XII,” ujarnya kepada AnalisaPost.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menunjukkan prestasi di bidang akademik maupun non akademik.
“Kami memberikan apresiasi kepada siswa yang memiliki kemampuan di bidang akademik dan nonakademik. Hal ini juga menjadi bentuk penghargaan kepada orang tua atas proses dan usaha yang telah dilakukan anak-anak mereka. Karena pada akhirnya, usaha tidak pernah mengkhianati hasil,” tuturnya.
Tri Kurniawati menambahkan, total sebanyak 382 siswa dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi pelepasan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya yang juga perwakilan komite sekolah, Syaiful Bachri, turut hadir dan memberikan sambutan kepada para siswa serta orang tua.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan pelepasan siswa yang digelar secara sederhana namun tetap sarat makna dan edukasi karakter.
“Kesederhanaan bukan berarti mengurangi makna dari sebuah pelepasan. Justru dari kegiatan seperti ini anak-anak diajarkan tentang kebersamaan, rasa syukur, dan menghargai proses perjuangan selama menempuh pendidikan,” ujarnya.

Ia juga berharap para lulusan SMAN 9 Surabaya mampu menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta membawa nama baik sekolah di jenjang pendidikan maupun kehidupan selanjutnya.
Dalam acara tersebut, sejumlah siswa berprestasi turut mendapat penghargaan, di antaranya Cornelius Adrian Sitanggang dan Antonia Devica Delians.
Cornelius Adrian Sitanggang, siswa kelas XII A2 yang berprestasi di bidang olahraga karate, mengaku bersyukur atas pencapaiannya selama ini.
“Puji Tuhan saya bisa berada di posisi sekarang. Semua ini berkat dukungan guru, orang tua, dan orang-orang yang mendukung saya di bidang olahraga, khususnya karate,” katanya.
Ia menjelaskan, dirinya telah mengikuti berbagai turnamen mulai tingkat nasional hingga internasional. Saat ini, Cornelius masih menunggu hasil pengumuman masuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan pilihan jurusan Teknik Sistem Perkapalan.
Sementara itu, Antonia Devica Delians dari kelas XII C2 meraih prestasi di bidang akademik, khususnya debat dan Olimpiade Ekonomi.
“Saya pernah mengikuti penelitian skala nasional dan terbaru mengikuti lomba Debat Bahasa Indonesia yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Jawa Timur,” terangnya.
Antonia berharap SMAN 9 Surabaya terus berkembang dan mampu mencetak lebih banyak prestasi di masa mendatang.
“Harapan saya, SMAN 9 terus berkembang dan adik-adik kelas bisa meraih lebih banyak prestasi. Untuk diri saya sendiri, semoga bisa terus berprestasi di mana pun berada,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena telah diterima di program S1 Fakultas Akuntansi Universitas Airlangga.

Usai acara, awak media AnalisaPost juga berbincang dengan guru olahraga sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Nur Hidayat.
Menurutnya, pelepasan siswa tahun ini mengusung konsep sederhana namun tetap bermakna bagi seluruh pihak.
“Acara hari ini merupakan pelepasan siswa kelas XII dengan konsep sederhana tetapi tetap bermakna bagi orang tua, siswa, maupun guru. Ada sekitar 380 siswa yang mengikuti kegiatan ini,” paparnya.
Ia menambahkan, sebanyak 43 siswa telah diterima melalui jalur penerimaan perguruan tinggi lebih awal.
“Semoga anak-anak di luar sana menjadi pribadi yang lebih baik, berkarakter, dan sukses selalu. Acara ini juga dilaksanakan di lingkungan sekolah karena kami mengikuti aturan pemerintah,” pungkasnya. (Che)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar